× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Wonderful Indonesia dalam Kemasan Hydro Coco

By Redaksi

Jakarta – Majalahcsr. Ada yang mengatakan bahwa Indonesia adalah Atlantis yang tenggelam. Sedangkan pakar lingkungan dan ekologi, Emil Salim mengatakan bahwa Indonesia seperti surga dunia.  Mana yang benar? Yang pasti Indonesia sendiri terdiri dari ribuan pulau dengan di anugerahi kekayaan alam dan keindahan alam yang begitu mempesona.

Salah satu tempat yang terkenal akan hasil kelapa di Indonesia adalah kepulauan Riau, dengan produksi kelapanya mencapai 400 ribu ton pertahun.  Namun produsen kelapa nomor satu di dunia adalah India, Filipina barulah Indonesia pada urutan ketiga.  Sedangkan di Indonesia sendiri, selain Riau, ada daerah lain penghasil kelapa yaitu Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Maluku dengan kapasitas produksi diatas 200 ribu ton pertahun.

Produksi kelapa yang begitu melimpah ini dilirik oleh Kalbe Beverages PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe). Melalui brand Hydro Coco, Kalbe merupakan pionir minuman air kelapa dalam kemasan yang dibuat dari air kelapa alami di Indonesia. Kalbe menjadi salah satu perusahaan yang mengambil air kelapa di kepulauan Riau untuk di kemas dan di distribusikan. Sedangkan beberapa perusahaan asing sudah lebih dulu menjual produk air kelapa dari kepulauan Riau di luar negeri.

Pada 2016 Hydro Coco sudah terjual sekitar 50 juta kemasan. Hal ini membuat Head of Marketing Kalbe Beverage PT Kalbe Farma Tbk, Arwin N. Hutasoit optimis, Hydro Coco akan terjual sekitar 55 juta – 60 juta kemasan pada 2017. Arwin juga bangga, karena market share Hydro Coco untuk kategori minuman air kelapa adalah nomor satu.

“Dengan kapasitas pabrik sebesar 70 ribu ton pertahun, kami termasuk tiga besar minuman isotonic,” ujarArwin di KalCare Jakarta, jum’at (29/9).

Tak mau puas dengan angka penjualan saat ini, Kalbe Beverages berencana untuk melebarkan usahanya. Seperti yang dikatakan Arwin, permintaan lokal terus tumbuh, diikuti oleh ekspor yang cukup menggembirakan.

Sumber daya alam berupa kelapa ini baru satu diantara sekian banyak yang di miliki oleh Indonesia.  Namun ketika sumber daya ini diekploitasi sedemikian rupa, tentunya harus ada upaya regenerasi pohon kelapa agar kelangsungan pasokan terus terjaga.

Bekerja sama dengan PT Sambo Grup sebagai supplier, para petani kelapa di kepulauan Riau dirangkul dengan cara kemitraan. Para petani mitra ini selalu diberikan informasi mengenai teknologi budidaya kelapa. Selain itu, pemanfaatan area berupa tumpang sari juga dilakukan agar manfaat yang didapat dari kebun lebih maksimal.

PT Sambo, dikatakan Arwin juga melakukan Corporte Social Responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan, infrastruktur, juga tempat ibadah. “Harapan kita kedepan ingin ikut serta giving back to society misalnya fasilitas kesehatan,” papar Aswin.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]