× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

UNICEF: Sedekah Posting Untuk Bangun Masa Depan Anak Bangsa

By Redaksi
Gerakan Sedekah Posting - Sindonews

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk terlibat dalam membangun masa depan. Termasuk melakukan hal sederhana namun berkesinambungan, seperti mengampanyekan konten positif tentang anak-anak Indonesia. Sebuah program baru saja diluncurkan oleh UNICEF, yakni sedekah posting di media sosial.

Gebrakan UNICEF ini tak lepas dari era yang kita jelang, Society 5.0.  Caranya pun mudah dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, meski gerakan ini menyasar para filantropis muda dan generasi milenial yang ingin ikut berkontribusi langsung menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia.

Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa, Arie Rukmantara menjelaskan, sedekah posting ini merupakan salah satu upaya mengajak generasi milenial melakukan aksi nyata, peduli dengan nasib anak-anak Indonesia. Harapannya, dampak dari aksi itu dapat dirasakan langsung saat ini juga.

“Caranya bisa dengan setiap hari menyisihkan sedikit waktu memposting konten-konten kampanye positif tentang anak-anak Indonesia. Seperti misalnya #StopBullying, #ImunisasiBisa, #SayangiAnakIndonesia. Atau bisa juga posting foto-foto yang mengabarkan kondisi anak-anak di sekitar kita yang butuh perhatian segera,” kata Arie Rukmantara di Surabaya, Jumat (21/6/2019).

Gerakan sedekah posting ini melibatkan kelompok-kelompok muda kreatif di Surabaya, di antaranya @ExploreSurabaya, Jasa Cipta Kreasi (JCK) Enterprise, dan GoodNewsfromIndonesia. Dengan sedekah posting dari generasi milenial ini, semua masyarakat diajak untuk berkontribusi. “Anak merupakan investasi terbesar bagi semua orang. Mereka mulai saat ini harus dipastikan aman dan memiliki masa depan yang terjamin, agar nasib bangsa ini di masa depan juga terjaga dengan baik,” ujar Arie lebih lanjut.

Kegiatan filantropi non tunai ini dinilai tak kalah penting dibandingkan kontribusi tunai. Pada masa kini, konten tentang kondisi anak-anak di sekitar yang menjadi viral, dapat memberikan dampak secara langsung berupa tindak lanjut dari pihak berwenang. Postingan viral di dunia maya dan mendapat like bait tinggi, menurut Arie, bisa diajukan oleh UNICEF kepada pengelola media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, atau apapun untuk kemudian diberi kompensasi khusus.

Sebelumnya, UNICEF telah berpartner dengan Bill & Melinda Gates Foundation, WHO, Gavi dan The Vaccine Alliance dalam gerakan menyukseskan imunisasi anak-anak di dunia. Bill & Mellinda Gates Foundation memberikan kontribusi USD $1 untuk setiap like maupun share hastag #VaccinesWork selama April 2019, untuk memastikan setiap anak-anak di dunia terselamatkan nyawanya dengan memperoleh imunisasi. Berkat hastag #VaccinesWork di-share dan di-like hingga tembus 1 juta, UNICEF memperoleh donasi sebesar USD $1 juta.

Surabaya terpilih sebagai kota peluncuran program, karena kota ini sudah masuk kategori Kota Layak Anak (KLA). Meski kota pahlawan ini masih menjadi perhatian, lantaran angka kekerasan terhadap anak tercatat masih paling tinggi dari wilayah lain di Jawa Timur.

Keywords:

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]