banner
Berita

TIPS Menghindari Konsumtif

1432 views

Tips yang harus diterapkan oleh generasi milenial kelas menengah dari The Psychology of Wealth agar terhindar dari affluenza adalah sebagai berikut:

Tetapkan Batas Pengeluaran

Kebebasan Finansial (Financial Freedom) pada dasarnya adalah memiliki pendapatan pasif (passive income) yang terus mengalir tanpa dipengaruhi oleh kondisi pendapatan dari hasil bekerja seseorang. Ada dua variabel yang dapat di sesuaikan untuk mencapai kebebasan finansial yaitu:

  • Meningkatkan pendapatan pasif
  • Mengurangi pengeluaran

Menetapkan batasan pengeluaran adalah hal pertama yang harus dilakukan 1 hari sebelum menerima gaji di rekening kita. Setiap bulan, kita tentu memiliki pengeluaran tetap dan pengeluaran yang tidak terduga.

Tetapkanlah batasan pengeluaran yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Layaknya membuat target, kurangilah pengeluaran tak terduga dan biaya hiburan secara bertahap di tiap bulannya. Untuk dapat mencapai kesuksesan dalam melakukan pengurangan yang telah kita capai, rekap semua tagihan untuk menjadi catatan evaluasi di bulan berikutnya.

Jangan Biasakan ‘Shortcut’

Banyak penelitian yang mengatakan bahwa milenial adalah generasi ‘impulse buying’ yang menyebabkan banyak dari mereka tidak dapat mengendalikan keinginan untuk menunggu waktu dalam mendapatkan sesuatu. Sehingga berhutang bisa dijadikan sebagai jalan pintas atau shortcut dibandingkan mengumpulkan uang. Hal dapat berdampak buruk manakala mereka mengalami ketidakmampuan dalam membayar hutang karena hutang adalah salah satu gejala yang paling banyak ditemui dari affluenza.

Buat Smart Shopper

Dengan bantuan teknologi, berbagai aplikasi untuk mengatur keuangan telah banyak tersedia. Salah satunya adalah ragam aplikasi smart shopping. Jenis aplikasi ini mampu membantu pengguna dalam memaksimalkan kantong belanjaan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Mulailah Berinvestasi – Walau dalam Jumlah Kecil

Seperti disampaikan diatas, kunci dari kebebasan finansial (financial freedom) adalah dengan memiliki pendapatan pasif yang salah satunya dapat dicapai melalui investasi

Bila tidak tahu harus memulai investasi karena terbatasnya pengetahuan, maka mulailah dengan menjadi investor konservatif dengan toleransi risiko rendah. Ini akan memberi alternatif cara untuk membuat uang berkembang, sementara itu kita dapat belajar lebih banyak tentang investasi.Mintalah penasihat investasi yang ada di bank Anda untuk memberikan saran dalam proses pembelajaran ini. Walaupun dalam jumlah yang kecil, namun kita telah belajar untuk mengembangkan dana yang kita miliki agar lebih produktif,” tutup Iwan.

 

Tentang FW Iwan – Independent Wealth Management Advisor 

Mengawali karir sebagai Graduate Development Program pada 2009 di salah satu bank ternama, FX Iwan berhasil menduduki posisi sebagai Head of Sales & Marketing di PT. Mandiri Manajemen Investasi. Memfokuskan diri pada wealth management, Iwan berhasil mengembangkan timnya dengan lebih dari 200 nasabah institusi dan 12 Agen Penjual untuk dapat meraih total AUM (Asset Under Management) perusahaan lebih dari 500% pada saluran Non-Mandiri Group namun dengan biaya pemasaran hanya sebesar 35% dalam 2 tahun kepemimpinannya. Dengan usia yang masih sangat muda, Iwan merestrukturisasi tim penjualan untuk meningkatkan efektivitas tim.

Dok. Istimewa

Lulus dengan double degree yaitu Teknik Industri dan Sistem Informatika dari Bina Nusantara University, Iwan melanjutkan ambisisnya menjadi financial expert di bidang wealth management. Akhirnya pada tahun 2010, Iwan berhasil mengantongi lisensi sebagai CFP (Certified Financial Planner) dan WAPERD (Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana) dari Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) serta Wakil Manajer Investasi (WMI) dari OJK pada 2017.

 

banner