× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Tanam Kopi untuk Cegah Longsor.

By Redaksi
Dok. Kominfo Garut

Garut – Majalahcsr. Petani kopi di Garut diberikan penjelasan mengenai baiknya menanam kopi di wilayahnya. Apalagi beberapa wilayah di Garut mempunyai potensi yang besar tanah longsor karena tanah yang labil.

Hal ini disampaikan dalam Sosialisasi Petani Kopi di kampung Suka Haji Desa Cisero Kec Cisurupan Kab Garut, Rabu (18/4) yang diadakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Kementerian Pertanian.

Kabid Perkebunan Garut, Ir Haeruman M.P mengatakan bahwa ada perbedaan antara tanaman kopi dan sayuran. Menanam sayuran pada lahan yang sangat labil akan mengakibatkan kerugian dan hancurnya tatanan tanah sehingga bisa menyebabkan longsor. “Bukan tidak boleh menanam sayuran, cuma tempatnya harus strategis,” tegasnya seperti yang dikutip dari rilis Kominfo Garut.

Sedangkan pohon kopi atau teh sangat besar manfaatnya dan akan membawa dampak positif untuk lingkungan dan tanah. Pasalnya, tanah akan kuat dan menyerap air saat musim hujan, serta akan menyimpan banyak air saat musim kemarau.

Haeruman mengaku akan terus berupaya memberikan pengertian kepada para petani supaya terus mempertahankan tanaman pohon kopinya. Dirinya berharap Kabupaten Garut bersama para petani binaan yang lainnya semakin maju. “Kami juga akan membantu pemasaran secara bersinergi dengan perusahaan yang lebih besar,” jelasnya.

Dijelaskannya, menanam kopi sangat mudah dan menguntungkan. Untuk pupuk bisa juga disinergikan dengan memberikan pupuk organik berupa kotoran ayam, ataupun kambing yang banyak dipelihara oleh masyarakat.

“Pohon kopi dalam 2 tahun juga bisa segera dipanen buahnya,” ujarnya.

Budidaya Tanaman Kopi

Tim Peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Industri (BALITTRI) Iing Sobari. S.P. dan Hendi Supriadi memaparkan cara menanam kopi yang baik dan benar. Kecamatan Cisurupan memang dikenal dengan tanahnya yang subur, tapi harus di imbangi dengan ilmu cara bertani yang baik untuk hasil yanh maksimal.

Iing selaku tim peneliti mengajak semua pihak untuk bersama-sama memahami cara yang sudah di lakukan oleh tim penelitian dari balai tanaman supaya di jadikan acuan dalam melakukan awal mula menanam pohon kopi yang baik dan benar. Contohnya dari mulai membuka lahan, menggali, jarak dan kedalaman menanam, juga pemupukan harus sesuai.

Dok. Kominfo Garut

“Acuan ini harus mereka lakukan supaya Kabupaten Garut menjadi penghasil kopi terbanyak dengan kualitas kopi terbaik kedua di duni,” jelasnya.

Keywords: , , ,

Boleh dibilang nyaris semua masyarakat Indonesia pernah makan di warung makan semisal warung tegal atau warteg. Ya, warung makan biasanya penyelamat perut sekaligus kantong di saat lapar tapi dompet tipis. Namun, sayangnya warung makan biasanya cenderung berkonotasi miring dari sisi higienitas. Proses pengolahan menu yang buruk, bahan yang cederung asal-asalan, dan buruknya sanitasi selalu diidentikkan […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]