× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Studi Baru Ungkap 30.000 Enzim Mikroba Bisa Urai Plastik

By Redaksi
Ilustrasi pencemaran limbah plastik. Foto : AFP via Getty Images

MajalahCSR.id – Penanganan limbah plastik akhirnya mulai menemukan titik terang. Penelitian terbaru mengungkap, mikroba yang tersebar di dunia termasuk di kedalaman lautan, berevolusi dan mulai memakan plastik. Riset yang laporannya dimuat jurnal Microbial Ecology, menemukan 30.000 enzim yang dapat menguraikan lebih dari 10 jenis plastik. Studi ini melibatkan lebih dari 200 juta gen dalam sampel DNA yang menyebabkan fakta ini terungkap.

Studi juga menjelaskan bahwa satu dari empat organisme ternyata berkemampuan mengurai plastik. Hal yang menarik adalah korelasi antara jumlah enzim pengurai plastik ditemukan di lokasi berbeda dan jumlah limbah plastik diarea yang sama. The Guardian memberitakan, ilmuwan menyebut bahwa mereka menemukan jumlah enzim tersebut berhubungan dengan tingkat polusi di satu wilayah. Para ahli menduga mikroba berevolusi berdasarkan jenis plousi limbah plastik yang ada di wilayajnya masing-masing.

Penemuan ini seakan membuka cara lain dari upaya penanganan limbah plastik. Seperti diketahui, bahan plastik sukar untuk terurai, sehingga memperburuk persoalan polusi limbah. Di sisi lain, sejumlah penelitian sebelumnya memperlihatkan keberadaan mikroba yang mampu mencerna plastik, di mana para saintis terus mendalami potensinya.

Aleksej Zelezniak, profesor di Institut Teknologi Chalmers, Swedia, dan anggota tim riset, menjelaskan bahwa adanya hubungan antara limbah plastik dan keberadaan enzim yang bisa mencerna, membuktikan bahwa alam berevolusi pada aktivitas manusia.

“Kami menemukan beragam bukti yang mendukung fakta bahwa potensi microbiome dalam mecerna plastik sangat berkorelasi dengan polusi limbah plastik di lingkungan. Ini merupakan bukti penting di mana lingkungan merespon terhadap apa yang kita lakukan padanya,” terang Zelezniak.  

Grup riset ini awalnya mengumpulkan data terkait 95 mikroba yang dikenal bisa menghancurkan plastik. Setelah itu mereka mencari mikroba lain yang berkarakteristik sama dengan 95 mikroba tadi. Hasilnya, ilmuwan menemukan 12.000 enzim baru pencerna plastik di lautan dan 18.000 enzim baru lainnya di darat. Ada sampel tanah yang turut diambil dari 38 negara, sementara sampel air berhasil dikumpulkan dari 67 lokasi tertentu.

Kelompok ahli ini menyebutkan, mereka akan meneruskan rangkaian ujicoba guna mempelajari lebih jauh enzim-enzim tersebut. “Langkah selanjutnya adalah ujicoba kandidat enzim yang sangat potensial di lab dan mengetahui sejauh mana enzim tersebut bisa mengurai plastik,” pungkas Zelezniak.

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]