banner
Berita

Startups Diajak #Go Public Oleh BEI

919 views

Jakarta Majalahcsr. Perusahaan startup /rintisan  dari berbagai bidang saat ini tengah naik daun. Terkenalnya perusahaan dengan kualifikasi seperti ini tidak lepas berkat dukungan dari perkembangan tekologi, khususnya pengguna internet.

Dalam 10 tahun terakhir, model bisnis rintisan saat ini telah menjadi tren yang sangat diperhatikan oleh seluruh pelaku industri. Konsep bisnisnya mampu membawa kepraktisan dan keunikan bagi seluruh pelaku ekonomi. Kondisi perekonomian Indonesia yang prospektif juga mendukung masifnya pertumbuhan perusahaan rintisan di dalam negeri.

Perusahaan rintisan ini mempunyai potensi besar di masa depan untuk berkembang. Melihat tren yang ada, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan acara sosialisasi mengenai proses untuk menjadi Perusahaan Tercatat (go public) kepada perusahaan rintisan dengan judul Startups #GoPublic. Acara ini juga menjadi ajang konsultasi teknis bagi perusahaan rintisan catatkan saham di BEI.

Turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara ini Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf, dan Direktur Utama BEI Tito Sulistio. Hadir pula perusahaan rintisan yang sahamnya telah tercatat di BEI yang siap berbagi pengalaman suksesnya dalam melakukan go public.

Penyelenggaraan Startups #GoPublic diharapkan dapat meningkatkan jumlah Perusahaan Tercatat di BEI, khususnya kepada perusahaan rintisan yang belum mencatatkan sahamnya di BEI.

Pasalnya saat ini Indonesia telah resmi masuk ke dalam golongan negara dengan produk domestik bruto (PDB) melebihi US$1 Triliun, dengan jumlah PDB Indonesia di 2017 lalu sebesar Rp13.588 triliun. Ditambah lagi faktor fundamental Indonesia yang kuat menjadi sentimen positif lain bagi tumbuhnya perusahaan rintisan di dalam negeri.

Dari sisi demografi, Indonesia terus menjadi basis kekuatan ekonomi selama ini, seperti negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan rata-rata usia penduduknya berada diantara 29 hingga 30 tahun.

Acara ini juga dihadiri oleh perusahaan penjamin pelaksana emisi yang akan diundang di dalam acara Startups #GoPublic untuk menjadi narasumber konsultasi pencatatan perdana saham. Acara Startups #GoPublic juga menghadirkan perwakilan dari BEI untuk melakukan presentasi dengan tema “IPO Process and Regulation”, yang dilanjutkan dengan presentasi oleh Direktur PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto dengan tema “Pre-IPO Process and Business Valuation for Startup Company serta pemaparan kisah sukses perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di BEI oleh Direktur Utama PT M Cash Integrasi Tbk., Martin Suharlie.

Sepanjang acara Startups #GoPublic, peserta juga berkesempatan melakukan konsultasi tentang pencatatan saham perdana secara intens bersama penjamin pelaksana emisi, Konsultan Hukum, dan BEI. Dengan semakin meningkatnya minat perusahaan di dalam negeri untuk menjadi perusahaan tercatat diharapkan akan dapat lebih menyemarakkan perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Sehingga pasar modal Indonesia dapat semakin menjadi cerminan maupun tolak ukur bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

 

banner