banner
Dok. Baladasiroy.wordpress.com
Berita

Siap-siap, Balada Si Roy Bermain di Banten

1769 views

Jakarta – Majalahcsr. Bagaimana film bisa mengangkat pariwisata suatu daerah? Tentunya banyak cara untuk bisa menjawabnya. Contoh saja Jogjakarta yang lokasi kulinernya yaitu sate klathak menjadi semakin terkenal setelah salah satu film remaja mengambil gambar di lokasi tersebut.

Tidak mau ketinggalan, setelah novel Dylan 1990 di ceritakan melalui film dan sukses menembus pasar, kali ini novel Balada Si Roy karangan Gol A Gong yang terbit pertama kali tahun 1989 dan popular di generasi 90-an ini juga direncanakan untuk diangkat ke layar lebar.

Susanti Dewi selaku produser mengatakan tertarik mengangkat novel ini ke layar lebak sejak lama. Namun baru tahun ini tim produksi dari rumah produksi Demi Istri Production akan mulai mempersiapkan Balada SI Roy diangkat ke layar lebar

“Balada si Roy sudah dalam plan kita tahun ini, aku pengen secepatnya mengeksekusi SI Roy ini secara matang, tidak ingin terburu-buru juga. Targetnya insya Allah tahun depan,” kata Susanti, di Kota Serang, Banten, seperti yang dikutip oleh Detik.com, Senin (12/3).

Dok. Detik.com

Di pertemuan dengan para penggemar Balada Si Roy di Rumah Dunia, Susanti juga mengatakan karakter dalam novel ini sangat unik. Roy dalam novel punya energi kepada setiap pembacanya. Rencananya, ia akan mencari wajah baru untuk memerankan Si Roy.

“Saya pengen mencari sosok Si Roy. Jadi menurunkan orang baru supaya tidak ada asosiasi dengan karakter sebelumnya. Karena karakter Roy unik dan spesial, jadi saya ingin menciptakan Si Roy,” katanya.

Fajar Nugros yang akan menyutradarai film ini rencananya akan berangkat dari novel Balada Si Roy buku pertama ‘Joe’. Sisi pertualangan Si Roy akan dijadikan bahan baku utama dengan latar belakang alam Indonesia.

“Ini fim pertama dari novel pertama, kalau ini berhasil kita berharap ada sekual berikutnya,” katanya.

Dok. Detik.com

Fajar sendiri mengaku tak akan buru-buru dalam proses penggarapan film. Apalagi, novel Balada SI Roy menurutnya memiliki pembaca yang fanatik di umurnya yang ke 30 tahun. Kenangan dalam membaca Balada Si Roy berbeda-beda, prosesnya dikatakan  tidak akan buru-buru dan mejelaskan ke pembaca rohnya tidak akan hilang meskipun mediumnya berbeda.

Penulis novel Balada Si Roy, Gol A Gong sendiri berharap lewat diangkatnya Balada Si Roy ke layar lebar, pariwisata di Banten akan ikut terdorong maju. Apalagi, ada setting tempat dalam novel yang terjadi di Banten.

“Harapannya bisa meningkatkan pariwisata di Banten, karena dari dulu saya mempromosikan pariwisata melalui fiksi. Keeksotisan, sejarah Banten bisa menjadi objek pariwisata,” katanya.

banner