× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Siap-siap! 10 Makanan Ini Mungkin Punah dalam Waktu Dekat

By Redaksi
Cokelat - Istimewa

Tak semua bahan makanan di dunia akan tersedia terus-menerus. Para ahli memperkirakan 10 makanan ini mungkin akan punah dalam waktu dekat.

Berbagai hal yang dikonsumsi manusia tidak akan bertahan selamanya. Faktanya, semua organisme di bumi hadir dalam jumlah terbatas dan seiring berbagai hal seperti perubahan iklim yang terjadi akan mempercepat kepunahannya.

Hal alamiah ini membuat beberapa jenis makanan yang kita kenal akan sulit ditemukan dalam beberapa tahun kedepan. Berikut 10 makan yang akan punah menurut prediksi para pakar seperti dijelaskan Foodbeast (8/7).

1. Madu

Istimewa


Sebagai akibat dari perubahan iklim dan collony collapse disorder yang dikemukanan oleh ahli biologi, populasi lebah penghasil madu akan mengalami pengurangan yang signifikan. Sepanjang tahun 2015-2016, 5.000 penjaga lebah Amerika Serikat melaporkan bahwa mereka kehilangan 44% koloni lebah.

Ilmuwan mengatakan bahwa populasi lebah menjadi berkurang karena pengaruh buruk patogen, pestisida, dan perubahan iklim secara ekstrem. Berkurangnya populasi lebah madu inilah yang akan mengakibatkan punahnya madu itu sendiri.

2. Cokelat

Istimewa

Perubahan iklim secara drastis telah melanda wilayah Afrika Barat, dimana daerah ini adalah wilayah alami penghasil kakao. Di tahun 2017, peneliti mengestimasi bahwa kurang dari 40 tahun cokelat akan punah dari muka bumi. Untuk mengatasi bencana ini, perusahaan Mars dan para peneliti dari Innovative Genomics Institute di California bekerja sama untuk mengembangkan pabrik kakao yang dapat tumbuh sesuai iklim lingkungannya.

3. Alpukat

Istimewa

Alpukat merupakan makanan cocok dengan berbagai hidangan, baik yang manis hingga hidangan sehat. Meski sangat mudah diolah, ternyata alpukat membutuhkan asupan air yang banyak dalam penanamannya. Mengingat persediaan air dunia yang berkurang drastis karena perubahan iklim dan pemanasan global, pertumbuhan alpukat pun akan terhambat.

Meski berbagai usaha telah dilakukan untuk meperbaiki ketersedian air, namun masalah kekeringan masih menjadi perhatian besar.

4. Kopi

Istimewa

Menikmati secangkir kopi setiap hari membuat kopi semakin dekat dengan keseharian kita. Hal ini membuat para produsen kopi bekerja keras untuk memenuhi ledakan permintaan kopi di berbagai negara. Di tahun 2016, sebuah penelitian dari Climate Institute mengungkapkan jika perubahan iklim terjadi lebih dari 2 derajat Celcius, pola hujan akan berubah drastis dan mempengaruhi lebih dari setengah daerah produsen kopi.

Perubahan ekstrem akan menyulitkan tumbuhan kopi untuk beradaptasi dengan lingkungan. Bukan tidak mungkin di masa depan, kopi menjadi hal yang sangat sulit untuk dicicipi.

5. Seafood

Istimewa

Pada tahun 2016, penelitian lingkungan yang dipimpin oleh tim pakar lingkungan dan ekonomi internasional mengemukakan bahwa laut dunia akan kehabisan ikan di tahun 2048. Hal ini disebabkan oleh aktivitas pengambilan ikan besar-besaran selama beberapa dekade terakhir. Ditambah degan polusi air dan perubahan iklim dunia, kepunahan makan laut akan semakin cepat terjadi.

6. Salmon

Istimewa

California merupakan rumah bagi lebih dari 30 spesies salmon. 20 jenis diantaranya berada dalam kategori hampir punah di abad 22 karena habitatnya yang terdegradasi. Hal ini juga diperkuat dengan hasil penelitian dari Universitas California yang melaporkan bahwa masa depan salmon di kawasan West Coast berada dalam bahaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan penangkapan ikan yang terus dilakukan secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan pasar.

7. Pisang

Istimewa

Pisang merupakan buah yang sangat sensitif. Pada tahun 1950-an telah terjadi gejala fungal yang merusak tanaman pisang yakni Panama Disease. Penyakit yang disebabkan oelh jamur ini telah menghancurkan hampir semua perkebunan pisang di Amerika Tengah dan Selatan. Panama Disease menyerang bagian akar pisang namun tidak banyak yang mengetahui tentang hal ini.

Kini telah ditemukan pula jenis baru dari jamur Panama yang masih mempengaruhi budidaya pisang di seluruh dunia. Tentunya jika tidka ditangani, hal ini akan menimbulkan kehancuran industri pisang dalam hal agrikurtural dan ekonomi.

8. Stroberi

Istimewa

Iklim yang semakin hangat telah merubah banyak hal dalam berkebun di seluruh dunia. Salah satunya mempengaruhi tumbuhan stroberi yang idealnya hidup di wilayah dengan iklim sejuk cenderung dingin. Ketika perkebunan stroberi terpapar suhu yang semakin hangat, proses perkembangan buah akan semakin singkat dan hasilnya kurang baik.

9. Sirup Maple

Istimewa

Kondisi bumi yang semakin panas membuat proses sapping atau tapping sirup maple semakin singkat. Pohon maple akan memproduksi getah manis ketika cuaca siang hari diatas titik beku dan malam hari di bawah titik beku. Proses ini biasa terjadi pada bulan Febuari dan April, namun karena perubahan cuaca yang drastis, periode panenpun tidak terkendali.

Jika hal ini terus berlangsung maka industri sirup maple akkan mengalami kemunduran yang signifikan.

10. Kacang

istimewa

Kekeringan dan perubahan iklim turut mempengaruhi perkebunan dan produksi kacang tanah. Tanaman kacang tanah tumbuh pada kondisi lahan yang sangat spesifik dan harus terjaga. Sedikit saja perubahan yang terjadi, akan mengakibatkan gangguan pada siklus tumbuhnya. Para pakar iklim mengestimasi bahwa kacang mungkin akan punah pada tahun 2030.

Kacang membutuhkan jumlah air yang melimpah dalam proses pertumbuhannya, namun melihat kondisi lahan di berbagai negara yang mengalami kekeringan maka akan lebih banyak perkebunan kacang yang mati.

Sumber :
https://food.detik.com/info-kuliner/d-4616291/siap-siap-10-makanan-ini-mungkin-punah-dalam-waktu-dekat

Keywords:

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]