× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Siaga Bencana di Pasar

By Redaksi
Ki-ka : Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi, Ketua Umum MURI Jaya Suprana, Consumer & SME Director Michellina Triwardhany dan Sekretaris Umum Yayasan Danamon Peduli Alexander C. Setjadi,

Jakarta – MajalahCSR. Akibat kurangnya pengetahuan mengenai penanganan kebakaran bisa membuat fatal suatu lokasi yang terbakar. Tak jarang alat untuk memadamkan api berada di tempat yang sulit terjangkau, yang akibatnya akan sulit diraih saat diperlukan.

Berangkat dari situ, Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) sejak tahun 2015 hingga 2016 telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran di 20 Kota/Kabupaten yang melibatkan 1.624 peserta dari 146 komunitas pasar rakyat di seluruh Indonesia. Selain edukasi dan simulasi, Danamon Peduli juga memberikan bantuan berupa alat pemadam api ringan (APAR) untuk ditempatkan di pasar-pasar setempat.

“Pasar tradisional atau pasar rakyat merupakan poros kehidupan masyarakat, sehingga harus tangguh terhadap bencana alam dan kebakaran” jelas Restu Pratiwi Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli di Gedung Bank Danamon senin (27/2).

Kegiatan ini diadakan untuk komunitas pasar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan risiko kebencanaan, serta aksi siap siaga dalam menghadapi bencana alam dan non alam yang kapan saja dapat terjadi. Komunitas pasar diharapkan memiliki kemampuan meminimalisir kerugian materi dan korban jiwa, bahkan dapat segera bangkit guna melanjutkan aktivitas rutinnya.

Menurut data dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) terdapat 283 pasar terbakar di seluruh Indonesia selama 2015. Beberapa menimpa pasar legendaris Indonesia seperti Pasar Johardi Semarang dan Pasar Klewer di Solo. Tentu saja hal ini tidak hanya menyebabkan kerugian material bagi komunitas pasar, namun juga hilangnya ikon kebanggaan dan rekam jejak sejarah peradaban sebuah daerah.

Sejak 2010, Danamon Peduli bermitra dengan Pemerintah Daerah menjalankan program revitalisasi pasar rakyat bertajuk Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) sehingga bisa terdaftar menjadi pasar yang ber-SNI (Standar Nasional Indonesia). Selain itu, Danamon Peduli melalui cabang/unit dan relawan karyawan Danamon serta anak perusahaan di seluruh Indonesia aktif merespon berbagai bencana alam dan non alam melalui program Cepat Tanggap Bencana.

Dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran, Danamon Peduli bermitra dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB); Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Pemadam Kebakaran dan Pemerintah Daerah. Hal ini sebagai wujud nyata semangat gotong royong dalam memastikan keberadaan dan pengembangan pasar rakyat.

“Dengan masuknya isu ‘Pasar Rakyat’ di MURI ini, kami harapkan dapat menggerakkan banyak pihak untuk bersama-sama membenahi pasar rakyat sesuai dengan keahlian kita masing-masing,” papar Restu.

Perbincangan kami di Selasa (08/01/19) siang itu berlangsung santai. Venue di kedai kopi ternama di kawasan Kuningan turut pula mendukung obrolan ringan kami. Restu Pratiwi demikian nama lengkap tokoh MajalahCSR minggu ini. Mengaku menyenangi pekerjaannya yang berhubungan dengan pembangunan kemasyarakatan. Dia tercatat pernah menjadi konsultan sosial kemasyarakatan di berbagai lembaga/organisasi, baik swasta maupun nirlaba, nasional […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]