× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

SHARP Ulurkan Bantuan di Beberapa Titik Pengungsian Gunung Agung

By Redaksi
Dok. Sharp

Denpasar – Majalahcsr. Dibawah naungan program Corporate Social responsibility – nya yaitu SHARP CARES, PT SHARP Electronics Indonesia mengulurkan bantuan melalui pengadaan ‘Dapur Air dan Paket Sembako’ untuk pengungsi Gunung Agung di Bali. Bekerja sama dengan PKPU, SHARP Indonesia menyediakan Dapur Air di dua titik pengungsian disertai dengan paket bantuan bagi 100 keluarga.

Agar donasi yang diberikan tepat guna, SHARP Indonesia bersama tim PKPU telah melakukan pengamatan lapangan lebih dulu untuk mengidentifikasi kebutuhan para pengungsi. Hasilnya, ditemukan beberapa kondisi yang masih memprihatinkan di dalam pengungsian, seperti minimnya kompor dan gas elpiji untuk mempersiapkan makanan ataupun aliran air yang kerap mati sewaktu-waktu. Untuk itu, SHARP juga menyediakan gas elpiji, dispenser milik SHARP, galon air, hingga makanan guna memudahkan aktivitas pengungsi.

Lokasi Dapur Air kini tersebar dalam dua titik yaitu pengungsian Buitan dan Bukit Tabuan yang berlokasi di Desa Bukit, Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem, masing – masing titik akan hadir selama tiga hari. Acara serah terima juga diselenggarakan di Posko Buitan pada pukul 13.00 waktu setempat dengan diwakili oleh Branch Manager PT SEID cabang Denpasar dan tim PKPU. Selain paket donasi yang telah dipersiapkan, karyawan SHARP cabang Denpasar juga turut mengumpulkan donasi secara mandiri guna meringankan beban masyarakat pengungsi.

Dok. Sharp

“Kami turut menyampaikan duka bagi masyarakat yang harus mengungsi sementara waktu dari tempat tinggalnya saat ini. Kami berharap bantuan ini dapat diterima dengan baik dan mampu meringankan beban para pengungsi. Kami akan terus pantau kondisi ini manakala bantuan lainnya dibutuhkan,” ujar Branch Manager PT SHARP Electronics Indonesia cabang Denpasar, Adrianus Temmy kamis (5/10).

Sejak memasuki fase kritis dan dinyatakan berstatus awas pada 22 September 2017 lalu, aktivitas vulkanik Gunung Agung kian mengkhawatirkan masyarakat setempat. Saat ini, langkah penyelamatan awal telah dilakukan pemerintah Provinsi Bali dengan mengungsikan 57.428 jiwa di 357 titik dengan mendirikan posko bencana.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]