× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Seniman Ini Sulap Limbah Kertas Jadi Vas Cantik

By Redaksi
Vas Bunga de la Jardin Karya Jacqueline de la Fuente. Foto : de La Jardin via Inhabitat

MajalahCSR.id – Limbah kertas kering bisa jadi pondsterling, barangkali kalimat ini cocok buat Jacqueline de la Fuente, seniman asal London, Inggris. Dari tangan kreatifnya, limbah kertas diubah menjadi aneka vas bunga cantik, nyeni dan mahal, De La Jardin.

Fuente mendapatkan limbah untuk bahan kreasinya dari café-café lokal dan tentu saja limbah rumahnya seperti karton bekas kemasan telur. Fuente mengaku menemukan resep adonan kertas yang pas yang terinspirasi dari papier-mâché (bubur kertas). Proses dimulai saat seniman ini mengumpulkan produk kertas tak terpakai, memotongnya dengan tangan, sebelum direndam dalam air dengan tekniknya sendiri. Setelah itu, kertas siap menjadi adonan bubur. Hasilnya, mirip tanah liat lunak yang biasa dijadikan vas keramik.

“(Ide) Vas bunga kertas ini berasal dari obsesiku dengan aneka bentuk, dan kecintaanku pada seni pahat dan vas bunga,” kata Fuente. “Aku selalu ingin bekerja dengan bahan keramik, tapi menjadi seorang ibu bagi dua orang anak membuatku sulit untuk pergi ke studio setiap saat. Dari sinilah aku mulai mencari alternatif bahan lain untuk membuat objek,” lanjutnya. Kesadaran Fuente pada limbah pun turut mendorong seniman ini memanfaatkan sampah kertas.

Vas bunga karya Fuente ini dibentuk perlahan bagian per bagian dan meninggalkan jejak jari tangan yang eksotis di permukaaan. Beberapa dibiarkan dengan warna apa adanya, sebagian lagi diwarnai dengan cat air yang ramah lingkungan. Alih-alih wadah bunga hidup, Fuente menyarankan untuk menjadikannya vas bunga kering karena tak bisa menampung air. Alhasil, vas atau potnya ini sebenarnya juga bisa menghemat air.

Vas bunga yang ditawarkannya dibuat sesuai pesanan seminggu atau dua minggu sebelum dan dikirim langsung dari Inggris. De La Jardin juga membuat lukisan benang dari bahan daur ulang bermediakan kanvas serat katun kertas. Selain itu ada koleksi giclée print yang dicetak di atas kertas bambu dan serat katun.

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]