× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Sekarang PKBM Bisa “GO DIGITAL”

By Redaksi
Seminar PKBM - Kipin

Seminar pembelajaran digital untuk PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) batch pertama telah selesai digelar. Acara yang diadakan pada Kamis, 22 Agustus 2019 di kantor Pendidikan.id kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dihadiri oleh puluhan pengurus PKBM Jakarta. PKBM sebagai lembaga yang juga bertanggung jawab terhadap pendidikan masyarakat khususnya mereka yang mengalami masalah di sekolah umum. PKBM menjadi bagian yang menyempurnakan program wajib belajar 12 tahun. 

Tujuan diadakan seminar ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar lebih praktis dan efisien dengan sistem pembelajaran digital KIPIN SCHOOL 4.0. Sebuah aplikasi pendidikan berteknologi digital yang menyediakan konten belajar lengkap untuk kelas 1-12 tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK dan Paket A, B dan C. Memudahkan peserta PKBM untuk belajar dimana saja dan kapan saja secara mandiri dan terstruktur.

“Kendala pelaksanaan pembelajaran pada PKBM negeri maupun swasta adalah rendahnya kedisiplinan peserta untuk hadir di kelas yang sudah ditentukan jadwalnya sejak awal. Dengan adanya KIPIN SCHOOL 4.0 sangatlah membantu pelaksanaan PKBM,” komentar salah satu peserta seminar, Alex. 

Tentunya hal ini akan sangat mempengaruhi hasil belajar para peserta PKBM. Alih-alih mengejar ijazah, para peserta juga harus memahami ilmu yang diberikan. 

Pendidikan.id sebagai platform pendidikan digital akan terus bekerjasama dengan PKBM memperkenalkan pembelajaran digital untuk PKBM yang lebih praktis dan efisien. Memungkinkan peserta untuk belajar dari rumah, kantor, perjalanan di busway atau dimana saja dan kapan saja mereka ingin belajar. Hal ini dimungkinkan karena proses PKBM dilakukan melalui aplikasi KIPIN SCHOOL yang bisa akses secara langsung di gadget (HP/ tablet). Seminar Pembelajaran Digital untuk PKBM Batch II rencananya akan diadakan pada bulan September dengan target peserta PKBM area Jabodetabek.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]