× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Sedotan hingga Kantong Plastik Resmi Dilarang di Kota Semarang

By Redaksi
Sedotan Plastik - detikcom

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melarang penggunaan kantong plastik dalam aktivitas perdagangan. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Semarang nomor 27 Tahun 2019 tentang pengendalian sampah plastik.

Dalam aturan disebutkan, bentuk plastik yang akan dilakukan pengendalian yaitu kantong plastik, sedotan, pipet plastik, dan Styrofoam. Sementara pelaku usaha yang dimaksud adalah hotel, toko modern, restoran, dan penjual makanan.”Pengecualian dilakukan bagi yang belum bisa menemukan alternatif ramah lingkungan lain selain plastik,” kata Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Senin (12/9).

Larangan sedotan hingga kantong plastik sebenarnya sudah dicetuskan pada bulan Juni 2019 lalu, namun baru mulai digalakkan oleh Pemkot Semarang. Dalam penerapannya, ada 4 sanksi yang ditetapkan bagi siapa pun yang melanggar.Beberapa sanksi diberlakukan bagi pelanggarnya, mulai dari sanksi teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan izin usaha, hingga pencabutan izin usaha.Politikus PDIP itu menjamin peraturan tersebut dikeluarkan bukan untuk mempersulit aktivitas perdagangan di Kota Semarang.

“Saat ini laju ekonomi di Kota Semarang ada pada tren positif, setelah sebelumnya hanya berkisar di 5 koma, di 2017 dan 2018 sudah mencapai 6,5. Maka kami akan jaga betul agar semangat pengendalian plastik ini tidak menyulitkan kemudian,” jelas Hendi.

Dia menyebut, sosialisasi akan dilakukan. Pihaknya juga akan membuka ruang diskusi sebesar-besarnya. Hendrar pun mengatakan kalau Dinas Koperasi dan UMKM siap diajak diskusi mengenai pelarangan sedotan hingga kantong plastik.Sosialisasi sudah beberapa kali dilakukan, termasuk saat Idul Adha kemarin. Pembagian daging kurban di Masjid Balai Kota Semarang dilakukan tidak menggunakan plastik melainkan besek.

Sosialisasi selanjutnya yakni saat event Semarang Introducing Market di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang, 21 – 24 Agustus 2019 yaitu dengan menukar satu kantong sampah plastik dengan segelas kopi.

Sumber:
https://kumparan.com/@kumparanbisnis/sedotan-hingga-kantong-plastik-resmi-dilarang-di-kota-semarang-1remUa5P5Eh

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]