banner
Berita

School meals programme membentuk gizi yang lebih baik di sekolah dasar

998 views

Jakarta – Majalahcsr. Banyak siswa dari keluarga kurang mampu tidak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi. Padahal usia sekolah menjadi masa penting untuk mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga bisa menunjang proses belajar mengajar.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan Program Gizi Anak Sekolah (PROGAS) dalam rangka memberikan akses terhadap makanan bergizi. Kemudian pada Mei 2017 yang lalu, Cargill dan World Food Programme (WFP) mendukung dengan melakukan program peningkatan gizi, yaitu Program makanan untuk anak sekolah – school meals programme, mendukung siswa sekolah dasar di Indonesia untuk meningkatkan gizi dan kebersihan. Sebanyak 76.000 paket makanan sehat untuk anak sekolah telah dibagikan di tiga propinsi.

Hasilnya, persentase jumlah siswa yang mengkonsumsi sarapan secara rutin meningkat menjadi 47.7 persen dari 24,7 persen, kemudian persentase jumlah siswa yang menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi juga meningkat menjadi 87.63 persen dari sebelumnya 81.6 persen.

 

Dok. Tropicanaslim.com

Kenaikan persentase  juga terjadi pada siswa yang menerapkan kebiasaan cuci tangan sebelum dan sesudah makan serta setelah menggunakan toilet meningkat menjadi 95.4 persen dari 93.2 persen.  Kemudian persentase jumlah siswa yang mengkonsumsi air minum yang dimasak terlebih dahulu meningkat menjadi 35.4 persen dari 15.1 persen.

Dengan program ini, jumlah siswa yang dilaporkan sakit berkurang terutama jumlah siswa yang terkena demam menjadi 13.8 persen dari 32,9 persen, flu menjadi 7.7 persen dari 35.6 persen, batuk menjadi 16.9 persen dari 27.4 persen dan diare menjadi 9.2 persen dari 11 persen.

Corporate Affairs Director, PT Cargill Indonesia, Arief Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya bangga dapat mendukung pelaksanaan program ini terutama di daerah-daerah dimana prevalensi stunting cukup tinggi dan di area operasional Cargill di Indonesia.

Program makanan untuk anak sekolah memberikan manfaat bagi siswa dan memberikan kesempatan penambahan pendapatan bagi komunitas melalui pendekatan partisipatif. Para orangtua juga menyatakan bahwa pelatihan yang mereka terima membuat pengetahuan meningkat akan menu sehat dan penyiapan makanan yang aman.

Dok. Cargill

Bupati Kabupaten Belu, Willybrodus Lay berharap agar praktek dan contoh yang baik dari kerja sama dengan Cargill ini bisa menginspirasi dan  diteruskan oleh pihak swasta manapun yang tertarik untuk berkontribusi untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Belu.

Kerjasama Cargill-WFP juga memungkinkan WFP menyediakan dukungan peningkatan kapasitas bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan pejabat Pendidikan di tingkat daerah untuk mengimplementasikan program ini. Dukungan ini meliputi berbagai pelatihan atas gizi, kesehatan, kebersihan, pemantauan pelaksanaan program, dan juga distribusi informasi materi Pendidikan bagi kepala sekolah, guru dan siswa sekolah dasar.

“Cargill bersama dengan WFP membantu lebih dari 100.000 anak-anak di seluruh Indonesia untuk dapat menikmati sarapan bergizi di sekolah. Dengan mendukung Program Gizi Anak Sekolah milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kami membantu anak-anak sekolah tumbuh lebih pintar, sehat, dan sukses.” Ujar Country Director & Kepala Perwakilan World Food Programme Indonesia, Anthea Webb.

Cargill telah bekerjasama dengan WFP dalam mendukung program pemberian makanan bergizi bagi anak sekolah di 62 negara selama 12 tahun terakhir. Sepanjang tahun 2017 hingga 2018, kolaborasi ini difokuskan pada tiga negara berbeda, yaitu: Indonesia, Honduras dan Kenya.

Upaya ini ditujukan untuk menguatkan praktek terbaik pelaksanaan program pangan dan penguatan kapasitas petugas pemerintah di tingkat nasional maupun propinsi/kabupaten dalam meningkatkan akses terhadap makanan bergizi bagi anak sekolah. Bahan makanan bergizi ini berasal dari para petani lokal yang mendukung rantai suplai berkelanjutan untuk makanan ini, sekaligus meningkatkan pendapatan bagi keluarga petani tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

banner