× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

SCG Bangun Sarana Air Bersih di Sukabumi agar Mencegah Meluasnya Virus Corona

By Redaksi
SCG Inisiasi Pembangunan Sarana Air Bersih Warga Kampung Tanjungsari, Desa Sirnaresmi, Sukabumi. Foto : Istimewa

Pandemi Covid-19 tengah menjadi sorotan di seluruh penjuru dunia. Pemerintah Indonesia pun telah menginstruksikan agar masyarakat mendukung upaya pencegahan sebaran virus. Salah satunya dengan tetap berada di rumah dan menjaga kesehatan serta kebersihan. SCG melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Sukabumi, mendukung imbauan pemerintah lewat kontribusinya pada masyarakat Sukabumi. Kontribusi ini berupa pembangunan sarana air bersih di Kampung Tanjungsari, Desa Sirnaresmi.

Keberadaan sarana air bersih membuat warga tak perlu lagi ke luar rumah menuju sumber air. Pipa-pipa yang dipasang bisa mengalirkan air langsung ke rumah warga. Selain itu, dibangun pula torrent untuk menjaga cadangan air. Sebelumnya, kemudahan akses serta ketersediaan air bersih menjadi kendala yang dihadapi warga dalam menjalankan gaya hidup bersih dan sehat.

“Pembangunan sarana air bersih ini merupakan salah satu upaya SCG untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, melalui kegiatan Bina Lingkungan atau BiLik Semen Jawa. Sarana yang baru saja selesai dibangun dapat mengalirkan air bersih untuk 156 Kepala Keluarga yang tersebar di 3 RT di Kampung Tanjungsari, Desa Sirnaresmi,” tutur Somchai Dumrongsil, President Director of PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi.

Somchai menambahkan, sejak 2017, BiLik Semen Jawa memberikan kesempatan bagi seluruh karyawan untuk berkontribusi dan terlibat langsung menjaga lingkungan sekitar dengan membawa semangat “Passion for Better Society”.

Bukan hanya pipanisasi ke rumah warga, sarana air bersih juga dilengkapi atap dan dinding di sekelilingnya sehingga sumber air terhindar dari hujan dan kotoran. Pembangunannya melibatkan karyaan dan warga setempat selama lebih kurang satu bulan.  Alhasil, selain mendukung imbauan dan instruksi pemerintah untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, keberadaan sarana air ini membuat warga tak perlu keluar rumah menuju sumber air. Hal ini amat sinkron dengan himbauan pemerintah terkait seruan social distancing demi meminimalisir penyebaran wabah virus corona atau COVID-19.

“Bagi warga kami, kemudahan akses serta ketersediaan air bersih menjadi salah satu kendala dalam mewujudkan gaya hidup sehat sesuai instruksi Pemerintah. Kini dengan telah adanya sistem pipanisasi air bersih ke rumah warga sangat memudahkan masyarakat  Kampung Tanjungsari untuk mengakses air bersih tanpa harus keluar rumah. Dengan begitu, kemungkinan paparan terhadap COVID-19 dapat diminimalisasi,” papar Dedi Setiadi, Kepala Puskesmas Gunungguruh.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]