× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Sambut Hari Perempuan Sedunia, Citi Indonesia Menginspirasi 100 Siswi SMU/SMK Jakarta

By Redaksi

Bagi sejumlah seniman pria, perempuan adalah sumber inspirasi karya. Tapi perempuan sejatinya tak sekedar obyek inspirasi. Perempuan kini justru subyek yang bisa menginspirasi. Menyambut hari perempuan sedunia, Citi Indonesia (Citi Bank) melalui Citi Indonesia Women Council (Citi IWC) mengundang 100 siswi SMK/SMU Jakarta untuk mengikuti kelas literasi keuangan, Selasa (5/3) di Gedung CitiBank Tower, Jalan Sudirman, Jakarta. Bertema #BalanceforBetter, Citi Indonesia memberikan pemahaman bahwa perempuan adalah sejajar dan berkesempatan sama dengan para pria.

Selain mendapat materi literasi keuangan, para siswi juga memperoleh inspirasi kepemimpinan. Tujuan acara untuk menumbuhkan rasa percaya diri, memupuk jiwa kepemimpinan, sekaligus dapat berperilaku dan bersikap tepat dalam membuat keputusan keuangan. Setiap tahun, Citi Indonesia memperingati hari perempuan sedunia yang jatuh pada 8 Maret. Citi IWC memperingatinya untuk merayakan pencapaian perempuan di berbagai bidang sekaligus mengkampanyekan kesetaraan gender.  Tema tahun ini #BalanceforBetter, Citi IWC ingin menegaskan bahwa setiap orang bisa memainkan peran dalam menciptakan kesetaraan gender. Hasilnya, perwujudan dunia yang seimbang dan lebih baik lagi.

Novita S. Djani Ketua Citi IWC mengatakan, “Citi Indonesia berkomitmen membantu membuka jalur karir dan peluang dalam pengembangan individu bagi karyawan perempuan melalui berbagai kegiatan seperti mentoring dan sesi berbagi. Selama mentoring, karyawan perempuan mendapat bimbingan kerja dari mentor berkualitas dan berprestasi.”

Para mentor tersebut berasal dari pimpinan perempuan Citi di Indonesia, Asia Pasifik, dan kantor global Citi. “Kehadiran Citi Indonesia Women Council kian memperkuat komitmen kami untuk menciptakan keseteraan gender dilingkungan kerja,”tegas Novita. Hingga kini lebih dari 50% karyawan Citi Indonesia adalah perempuan dan lebih dari 50%  berbagai posisi kepemimpinan di Citi Indonesia berada di tangan perempuan.

Tak hanya berfokus pada karyawan, Citi Indonesia juga berkomitmen memajukan komunitas dan generasi muda di Indonesia. Sesuai dengan misi global yaitu enabling growth and economic progress for clients and the community, Citi senantiasa mendukung pertumbuhan dan kemajuan ekonomi berbagai komunitas di Indonesia.

Di pihak lain, Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, mengatakan, ”Sebagai bank berskala global, kami percaya kesetaraan gender dapat membuat dunia tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik”. Di Indonesia, perempuan memiliki potensi besar dalam berperan aktif menyelesaikan isu-isu sosial dan ekonomi di masyarakat, lanjut Elvera.

“Melalui acara Hari Perempuan Internasional tahun ini, Citi Indonesia ingin membantu siswi SMU dan SMK untuk meningkatkan rasa percaya diri, memupuk jiwa kepemimpinan, dan mempromosikan sikap dan perilaku yang tepat dalam mengelola dan membuat keputusan keuangan,” pungkas Elvera.

Pengenalan literasi keuangan terdiri dari 5 sesi interaksi, yakni  penggaran keuangan, jenis-jenis investasi, pemahaman kredit dan risiko, pentingnya keamanan menyimpan identitas pribadi, dan pemahaman asuransi untuk perlindungan dari risiko.

Laporan World Economic Forum (WEF) tentang Global Gender Gap Index 2018, menyatakan, Indonesia berada di peringkat 85 dari 149 negara  dengan skor 0,691. Tahun sebelumnya Indonesia berada di peringkat 84 dengan skor yang sama. Global Gap Index mengukur kesenjangan antara laki-laki dan perempuan di empat kategori mendasar: partisiapsi dan peluang ekonomi, pencapaian pendidikan, kesehatan dan kelangsungan hidup, dan pemberdayaan politik. Tahun ini Indonesia juga mencetak peningkatan yang siginifikan dalam subindex partisipasi dan peluang ekonomi. Pada sub index ini peringkat Indonesia meningkat dari 108 pada 2018 menjadi 96 di tahun ini. Hal ini mencerminkan peningkatan partisipasi perempuan Indonesia dalam bidang ekonomi.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]