× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Rumah Mungil Beroda yang Terlahir dari Kondisi Pandemi

By Redaksi
Rumah Mungil Dwelling on Wheels Hasil Desain Modern Shed. Foto : Modern Shed via Inhabitat

MajalahCSR.id – Pandemi diakui adalah masa sulit bagi kebanyakan orang. Namun alih-alih berputus asa, tak sedikit yang akhirnya berpikir kreatif. Salah satunya perusahaan ini. Modern Shed membangun rumah unik yang diberi nama Dwelling on Wheels atau istilah harfiahnya “tinggal di atas roda”. Ya, rumah hasil desainnya ini memang punya roda, sehingga pemiliknya bisa piknik sambil membawa rumah.

Di masa pandemi, kegiatan traveling atau piknik terpaksa dihentikan dulu guna menekan penyebaran virus COVID-19. Bahkan bekerja dan belajar pun dilakukan dari rumah, karena dianggap sebagai tempat yang relatif aman dari potensi penyebaran. Tapi berdiam diri di rumah pun bisa jadi memicu kejenuhan bahkan stress.  

Untuk memfasilitasi keinginan rekreasi yang aman menjadi alasan Dwelling on Wheels (DW) ini dibuat. Rumah mungil ini seluas 220 kaki persegi atau sekitar 19,8 meter persegi. Listrik didapatkan dari fitur panel surya mandiri. Harganya? Dimulai dari USD 129.000 saja (lebih kurang Rp 1,8 miliar). Mahal memang.

Rumah berjalan ini merupakan kreasi pertama dari Modern Shed, perusahaan ini lebih dikenal sebagai desainer ruang studio selama 20 tahun. “DW memahami imajinasi bagaimana kita bisa merancang hidup kita, menawarkan kelincahan dalam kesederhanaan dan intuisi,” bunyi press rilis perusahaan tersebut.

Bentuk bangunannya sepintas mirip “kontainer” di mana dinding dan atap cenderung menyatu. Sementara jendela samping  memanjang dari dinding ke atap memberi pandangan yang luas serta intensnya sinar matahari yang masuk. Sementara interior berkelir coklat terbuat dari panel kayu yang memberi suasana hangat. Pintu depan terbuat dari kaca sehingga tak ubahnya jendela memberi keleluasan terpaan cahaya alam dan visual pemandangan luar dari dalam rumah.

“DW bisa melakukan apa saja. Sangat keren untuk diajak menikmati suasana alam dengan cara berbeda. Atau bisa juga menjadi rumah alternatif. Dengan fasilitas didalamnya sangat cocok juga menjadi tempat bekerja yang ‘mobile’ atau buat orang-orang yang butuh bergerak,” ulas Ryan Smith, pemilik Modern Shed.   

Jika dinding interior terbuat dari panel kayu, bagian lantai terbuat dari linoleum yang ‘sustainable’. Rumah mungil ini bisa menampung hingga 3 orang dewasa. Fasilitasnya sudah termasuk lemari penyimpanan, plus tempat tidur besar dan nyaman.

Fitur lain termasuk panel surya yang terpasang di atap, penghangat kayu, akomodasi penyimpanan air dan toilet kompos, serta dua alat pemanas di dinding. DW sepertinya bisa menjadi teman piknik yang menyenangkan. Tentunya buat mereka yang sudah berkelas “sultan”.

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]