× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Rumah adalah “Vaksin” Sementara Corona

By Redaksi
Ilustrasi Rumah Sehat. Foto : Istimewa

MajalahCSR.id – Penyebaran wabah corona di Indonesia kini makin mengkhawatirkan. Angka terinfeksi dari hari-hari tidak pernah turun bahkan ada kecenderungan meningkat. Sementara, lokasi penyebaran pun tak lagi di spot pertemuan yang berskala besar, namun mulai mengancam perumahan sebagai klaster baru.

Hal ini tentu memprihatinkan semua pihak. Sehingga, perlu adanya antisipasi bagaimana sebaiknya “safe settlement” yang tepat sehingga rumah bahkan lingkungan rumah bisa memutus penyebaran virus mematikan ini.

Berkaitan dengan ini, Filantropi Indonesia bekerja sama dengan Habitat for Humanity menggelar diskusi webinar bertajuk “Inovasi dalam Mencegah Penyebaran COVID-19 melalui Safe Settlement”, Selasa (14/7/2020).

“Rumah sebenarnya adalah vaksin,” cetus Susanto Samsudin, National Director Habitat for Humanity Indonesia.

Rumah haruslah menjadi tempat yang aman bagi penghuni. Termasuk dari penyebaran wabah. Namun, harus ada yang dipenuhi syarat-syarat soal tempat tinggal agar bisa “safe settlement”.

“Berventilasi udara yang baik, kondisinya tetap kering, penghuninya berhyginitas, dan tetp bersih,” kata Susanto melanjutkan. Seperti diketahui, virus corona atau COVID-19 menyerang saluran pernafasan. Rumah tinggal yang bersaluran udara lancar karena ventilasi yang baik akan meminimalisasi terjadinya penyakit saluran pernafasan. Kondisi rumah yang kering dan tidak lembab adalah asalan lain penghuninya terhindar dari gangguan pernafasan.

Selanjutnya, kebiasaan penghuni rumah yang berperilaku hidup bersih, dan sering mencuci tangan, juga akan menjadikan rumah cenderung aman dari kontaminasi penyakit. Dengan mempraktikan hal tersebut, rumah tentu saja berfungsi sempurna sebagai “vaksin” yang melindungi penghuni dari ancaman penyakit.

Sementara itu, Ignesjz Kemalawarta, Wakil Ketua Umum Bidang Perundang-undangan Property dan Real Estate Indonesia, menyebut hal senada.  Menurutnya, setiap bangunan gedung dan rumah harus memperhatikan ventilasi yang baik sehingga sirkulasi udara menjadi lancar.

Selain sirkulasi udara, ventilasi juga memicu pencahayaan alami dari matahari masuk ke dalam rumah. Selain bisa menghemat energi, pencahayaan alami pun bisa meminimalisasi keberadaan kuman yang merugikan kesehatan di dalam rumah. Selanjutnya, Ignesjz menyebut material interior pun haruslah dari bahan yang tak membahayakan kesehatan.

Pemerhati rumah tinggal, Lana Winayanti, yang juga Advisor Kemitraan Habitat menyatakan, “Permukiman yang aman atau Safe Settlement sudah menjadi amanah SDGs, New Urban Agenda, dan UU no. 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.”

Lana menekankan pengertian aman yang dimaksud sangat luas, bisa dikaitkan dengan aman dari resiko bencana alam maupun bencana non-alam sepert wabah penyakit.

“Situasi pandemi yang ada saat ini beserta protokol kesehatan yang menyaratkan antara lain, jaga jarak, penggunaan masker dan sering cuci tangan, mengingatkan kita semua akan pentingnya peran perumahan yang sehat khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” imbuhnya.  

“Sebagian dari protokol kesehatan sangat sulit diterapkan dengan baik di kawasan permukiman informal yang sangat padat, yang timbul akibat ketidakmampuan kita bersama dalam menyediakan perumahan yang sehat bagi MBR di perkotaan. Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan – pemerintah, swasta, akademisi maupun masyarakat adalah kunci untuk mewujudkannya.”

Diskusi webinar ini juga menghadirkan Jacob Kastanja  dari Gugus Tugas COVID-19 Perumahan Emerald Residence-Bintaro.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]