× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

RSGM FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo Raih Sertifikasi Akreditasi Paripurna Bintang Lima

By Redaksi

Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), DR. dr. Sutoto, MKes, menyerahkan Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima kepada Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), DR. drg. Sari Dewiyani, Sp.KG., di kantor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kuningan Jakarta, hari ini. Penyerahan disaksikan oleh oleh Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn.

Akreditasi Paripurna Bintang Lima menjadi bukti nyata RSGM dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) telah memenuhi empat kelompok Standar Kelayakan Akreditasi 2012 KARS dengan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) 2018 yang terdiri dari 1.218 elemen penilaian, yakni: Standar keselamatan pasien, Standar pelayanan berfokus pasien, Standar manajemen rumah sakit, Program nasional, dan Integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan di rumah sakit. Pemeriksaan dilakukan oleh tiga assessor KARS, baik secara formal maupun informal (mengirim pasien secara diam-diam) pada 27 s/d 30 November 2018.

“Pengakuan ini merupakan pelengkap Akreditasi A (Unggul) dari LAM-PTKes Program Studi Akademik dan Program Studi Profesi Fakultas Kedokteran Gigi Moestopo,” ungkap Direktur RSGM, DR. drg. Sari Dewiyani, Sp.KG. Dalam waktu dekat, menurut Sari, RSGM akan mengajukan permohonan penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan.

Untuk mendapatkan tingkat kelulusan akreditasi yang baik, diperlukan kerja sama secara simultan semua pihak di rumah sakit. Selain memiliki pemahaman yang sama mengenai alasan dilaksanakannya akreditasi, semua staf rumah sakit, mulai dari pimpinan puncak sampai staf lapis terbawah juga harus memiliki semangat yang sama dalam mewujudkannya.

Ketua Eksekutif KARS, DR. dr. Sutoto, Mkes. menjelaskan bahwa KARS telah mengembangkan standar akreditasi versi 2012, mirip dengan standar akreditasi internasional, yang memiliki kelebihan yaitu lebih berfokus pada pasien; kuat dalam proses, output dan outcome; kuat pada implementasi serta melibatkan seluruh petugas dalam proses akreditasinya. “Dengan adanya standar baru ini, diharapkan rumah sakit yang lulus proses akreditasi versi 2012 benar-benar dapat meningkatkan mutu pelayanannya dengan lebih berfokus pada keselamatan pasien.”

Sementara itu, Rektor Moestopo, Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn. menegaskan, RSGM Moestopo merupakan realisasi usaha Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam memberikan layanan masyarakat secara sempurna dengan penuh dedikasi. “Akreditasi Paripurna RSGM dan FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) adalah bagian dari kelanjutan perjuangan pendiri Universitas Pahlawan Nasional Mayor Jenderal TNI Prof. Dr. Moestopo untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya. Lebih lanjut Rudy menambahkan, proses berkesinambungan dan pengakuan tersebut menunjukkan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berada di jalur yang benar dalam melahirkan para professional yang memiliki moral dan perilaku mulia, sehingga bermanfaat bagi masyarakat di kemudian hari.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]