× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

RPX Dukung Wirausaha Muda Hadapi Era 4.0

By Redaksi

Pertumbuhan bisnis terus meningkat dari tahun ke tahun. Seiring dengan peningkatan tersebut, para pelaku bisnis juga turut bergeser. Pebisnis saat ini mulai didominasi oleh kaum milenial. Tentunya pergeseran tersebut tidak lepas dari teknologi yang kian pesat berkembang. Teknologi juga yang mendorong millenial berinovasi bisnis melalui ide – ide kreatif dengan membentuk UMKM, technopreneur, maupun startup.

Sebagai bentuk dukungan menumbuhkan iklim bisnis UMKM, technopreneur dan startup pada era 4.0, RPX pionir pengiriman logistik terpadu (One Stop Logistics) menjalin kerja sama strategis dengan BIG Indonesia melalui seminar “CEO Talks” pada Sabtu, 13 Juli 2019 di Balairung Universitas Indonesia, Depok. Pada kesempatan itu, Chief Executive Officer RPX Group, Taufick D. Mochtar dan narasumber lainnya berbagi pengalaman terkait bisnis kepada para millenial yang baru memulai bisnis atau ingin mengembangkan bisnis mereka.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara GERAKMU (Gerakan Wirausaha Muda). Peserta acara ini akan diberikan pembinaan wirausaha pemula sampai dengan forum investasi bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum untuk unit bisnis UMKM, Startup, technopreneur, dan socioprenuer.

Menurut Taufick generasi muda saat ini sangat beruntung karena didukung kemajuan teknologi yang mempermudah akses berbagai informasi. Informasi tersebut memberikan mereka banyak pilihan untuk memilih berkarier atau berbisnis. Namun, dampak buruknya, kata Taufick, semua kemudahan itu cenderung menjadikan anak muda tidak fokus dan ingin serba instant. Sedangkan dalam berbisnis dibutuhkan fokus dan semangat pantang menyerah atau militan.

“Jaman sekarang yang serba praktis menyebabkan anak muda tidak fokus karena informasi bergerak cepat hanya memalui smartphone. Dalam berbisnis tidak bisa serba instan, karena yang serba instan itu jangka waktunya pendek. Persaingan dalam bisnis akan selalu ada. Yang terpenting bukan memulainya tapi seberapa lama anda dapat mempertahankan bisnis tersebut. Untuk itu, millenial harus memiliki semangat militant. Jangan mudah menyerah ketika ada kendala dan tetap fokus.” jelas Taufick D. Mochtar.

Taufick menambahkan, generasi muda Indonesia saat ini dinilai lebih kreatif dengan kecenderungan berpikir out of the box. Mereka membutuhkan wadah pembinaan agar siap menghadapi tantangan global dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI (Kemenristekdikti) pada acara tersebut menjelaskan bahwa Jumlah wirausahawan Indonesia saat ini adalah 3,5%. Angka tersebut dinilai sudah sesuai dengan kategori kesejahteraan sebuah negara. Namun, faktanya masih banyak para pencari lowongan kerja di Indonesia. Kementerian Perindustrian sendiri ditargetkan untuk menumbuhkan sekitar 20.000 wirausaha baru sejak 2015 sampai akhir 2019 ini.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]