× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Rolloe Si Roda Sepeda yang Bisa Menyaring Polusi saat Berputar

By Redaksi
Sepeda yang Dilengkapi Rolloe Sebagai Penyerap Polusi Udara. Foto : Kristen Tapping via Intelligentliving

MajalahCSR.id – Sejak pandemi merebak, banyak orang yang menekuni hobi mereka untuk mengalihkan rasa jenuh. Olah raga sepeda salah satunya. Bahkan, popularitas olah raga gowes ini kian meningkat. Itu terlihat dari maraknya animo warga untuk bersepeda di waktu senggang. Produsen sepeda pun ketiban fulus akibat permintaan yang meroket sejak pandemi.  

Bersepeda dengan tepat pastinya menyehatkan dan bisa mendongkak imun tubuh. Namun siapa sangka, dengan bersepeda dengan cara ini, selain bugar, anda juga mampu mengurangi polusi. Kristen Tapping, berhasil merakit  roda sepeda yang dinamakan Rolloe (kependekkan dari Roll-off Emission/Gowes untuk menurunkan emisi) yang mampu menyaring udara di sekeliling. Dengan penemuannya itu, Kristen meraih penghargaan desain di ajang 2020 Design Innovation in Plastic.  

Kristen adalah siswa tahun ketiga di jurusan desain produk, London South Bank University. Dia mengaku mendapat ide saat bersepeda di jalanan kota London. Mengetahui energi kinetik yang dihasilkan dari putaran roda, Kristen mulai membuat prototipe dari potongan kertas cardboard. Dia lantas menyematkan kipas sederhana dan asap wewangian untuk melihat dampaknya dengan sejumlah percobaan hingga menemukan setelan yang pas.

Kristen bereksperimen dengan beberapa metode yang berbeda untuk mendesain ruang hampa udara dan saluran udara keluar agar bisa menarik udara kotor ke dalam roda sekaligus melepas udara yang sudah bersih. Udara hasil pemurnian ini keluar melalui lubang lain dan menerpa langsung wajah si pesepeda. Finalisasi desain termasuk loofah (semacam sponge), filter HEPA, serta saringan karbon aktif untuk menangkap partikel kecil dan besar, juga gas berbahaya dari udara.

Saat roda berputar, sirip pada pelek roda menghisap udara ke dalam 4 lapisan penyaring. Udara lalu dibersihkan dari partikel polutan dan gas berbahaya sekitar saat pesepeda mengayuh di tengah polusi kota. Sayangnya, Rolloe baru ditujukan untuk komunitas pesepeda dalam skema penyewaan sepeda, termasuk pengguna aplikasi berbagi untuk bersepeda. Namun demikian, Kristen berencana meluaskan pemakaian produk dengan menjualnya secara komersial.   

Sebagai tambahan insentif untuk memperbaiki kualitas udara luar, Rolloe akan memberikan subsidi “uang lelah” untuk pengendara. Rolloe bisa dipadukan dengan aplikasi jarak dan kalori yang biasa dipakai para pegiat olah raga.

Kristen mengklaim bahwa, jika saja 10% dari pesepada di Kota London memakai Rolloe di sepedanya, mereka mampu membersihkan udara seluas kira-kira 266.865 meter kubik, atau disebutkan 20 kali lebih luas dari Trafalgar Square.   

Menyenangkannya lagi, filter yang ada pada Rolloe bisa dibersihkan dan dipakai kembali, bahkan jika pengguna mengganti sepeda mereka. Selain itu, dalam perakitannya diklaim mudah, demikian juga pencopotannya jika tak lagi digunakan. Produk terbaru Rolloe akan berbahan plastik daur ulang melalui mekanisme pencetakkan. Menurut informasi, Rolloe akan tersedia secara komersial pada 2022 mendatang.

Kristen juga bakal  memproduksi Rolloe dengan desain penyaringan ganda pada roda depan, sehingga dampaknya pun bisa berlipat. Mungkin akan lebih menarik jika kelak bisa diterapkan pada kendaraan lain, seperti motor, mobil, hingga kendaraan besar.  

 

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]