× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

PT Indocement Dorong Kemajuan Wanawisata Batu Lawang Cirebon

By Redaksi
Wanawisata Batu Lawang, Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten CIrebon. Foto : Tribun Jabar/Siti Masithoh

Nyaris setiap daerah di Indonesia punya daya tarik wisata yang menjanjikan. Namun lokasi yang menarik bila tidak dikelola dengan baik, potensinya tak akan maksimal. Diantara sekian banyak spot menarik di tanah air, ada desa yang bernama Desa Cupang. Lokasinya di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Desa Cupang dikenal memiliki satu kawasan cantik yang bernama Batu Lawang. Sekarang, Batu Lawang menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cukup terkenal di Cirebon. Daya tarik Batu Lawang adalah deretan bebatuan alam eksotis disertai landscape hijau yang menyejukkan. Sehingga, wanawisata alam ini menarik banyak wisatawan datang untuk datang menikmati kesejukkan alam sekaligus berfoto-foto di sejumlah titik yang memang instagramable.

Pemaparan PT Indocement Tunggal Perkasa sebagai Pembina Desa Cupang di Ajang PR Indonesia Award 2020. Foto : Istimewa

Sebagai mitra dari PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk., Desa Cupang yang luasnya mencapai 192 Ha berusaha mengelola lokasi wisata tersebut agar memberikan manfaat maksimal bagi warganya. PT Indocement dalam pengembangan wanawisata ini turut berandil dalam mendorong kemajuan wisata tersebut.

Dimulai pada 2013, di mana Indocement bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Cirebon melakukan pemetaan terhadap calon lokasi wisata seluas 2 Ha yang ketika itu masih dipenuhi semak dan tanaman pisang dan pepaya warga. Didapatkan bahwa desa tersebut punya potensi wisata dari keberadaan tebing yang berderet indah. PT Indocement lalu mengajak berbagai pihak termasuk Perhutani sebagai pemilik lahan untuk menyusun strategi pengembangan wisata pada 2014.

Menginjak 2015, kelompok pemuda yang tergabung ke dalam Lembaga Masyaraat Desa Hutan bersama tim CSR PT Indocement mulai menata kawasan wisata. Obyek wisata itu akhirnya diberi nama Wanawisata Batu Lawang. Dua tahun kemudian, tepatnya pada September 2017, secara resmi lokasi wisata ini dibuka untuk umum.

Selain memiliki daya tarik wisata, di Desa Cupang pun ada bank sampah bernama Al Karimah yang mengelola limbah warga. Ada pula kelompok tani setempat yang menerapkan pertanian terpadu sehingga tak terlalu membebani lingkungan. Dengan beragam program tersebut, tak heran Desa Cupang bisa meraih penghargaan sebagai Desa Proklim atau program kampung iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]