banner
Pegangan cermin interior yang berasal dari limbah cangkang kerang. Foto : Newtab22 via Inhabitat
Ragam

Proyek Sea Stone Ubah Limbah Kulit Kerang jadi Produk Interior

392 views

MajalahCSR.id – Setiap tahun lebih kurang tujuh juta ton cangkang kerang menjadi limbah, hasil dari penangkaran kerang dan juga industri penangkapan ikan. Meskipun cangkang ini adalah material alami, namun saat teronggok dalam jumlah banyak, tak hanya menimbulkan aroma menyengat melainkan juga pemandangan yang mengganggu.

Sejumlah industri termasuk pabrik pupuk sudah memanfaatkan limbah ini, tak terkecuali pemilik Studio newtab-22, Hyein Choi dan Jihee Moon. Keduanya melihat potensi limbah ini untuk kebutuhan lain, dengan menyulapnya jadi produk pernak-pernik rumah yang dengan cara tak biasa.   

Mengutip Inhabitat dari NewTab, Moon dan Choi terinspirasi memanfaatkan material ini usai prihatin melihat limbahnya yang menumpuk di daratan dan perairan. Sampah cangkang ini dilihatnya terus bertambah tanpa adanya perhatian dan penanganan dari sejumlah pihak.

Melihat komposisinya yang tersusun dari 90% kalsium karbonat, cangkang kerang tak ubahnya batu kapur yang biasa dijadikan bahan baku produk bangunan. Hal inilah yang mendorong kedua orang itu menjadikannya produk serupa (mirip potongan ubin).

Selain mampu membuat produk dari bahan alami, proyek ini juga turut mengurangi biaya penanganan sampah dan melindungi perairan (maupun daratan) dari polusi. Tentu saja, caranya dengan mendaur ulang bahan alami tersebut menjadi produk yang bernilai dan bermanfaat.

Hasil produknya mirip dengan teraso yang memiliki tampilan unik oleh ragam partikel motif dan warna. Tak ada tampilan produk yang benar-benar identik, menghasilkan visual estetis alami yang “nyeni” dilihat. Hasil dari “teraso” ini lalu dipotong-potong dan dibentuk untuk digunakan sebagai produk interior, seperti alas kaca, vas bunga, hingga tempat lilin.

“Kami selalu tertarik pada material alami, baru, yang terabaikan,” kata Studio newtab-22 dalam keterangan pers-nya. “Kami mencari material yang bermanfaat dan bernilai, membawa properti ini ke dalam kehidupan modern melalui hasil desain kami.  Tujuan kami adalah membawa pesan keberlanjutan ke masyarakat melalui apa yang kami hasilkan. Kami berharap bisa membawa kemungkinan (positif) untuk hari ini dan esok, memfasilitasi eksperimen yang inovatif sambil memanfaatkan aspek alam yang estetis.”  

banner