× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Proyek Kilang Ramah Lingkungan Pertamina Dukung Peningkatan TKDN

By Redaksi

Sejumlah megaproyek kilang pengolahan minyak berkonsep ramah lingkungan yang sedang dibangun PT Pertamina (Persero), akan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Proyek-proyek kilang tersebut adalah Proyek Perluasan (Refinery Development Master Plan/RDMP) Kilang Minyak Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Proyek RDMP RU IV Cilacap, Proyek RDMP RU VI Balongan, dan Proyek RDMP RU II Dumai. Selain itu ada Proyek Pembangunan Kilang Minyak dan Petrokimia (Grass Root Refinery/GRR) Tuban serta Proyek Pembangunan Kilang Minyak dan Petrokimia Bontang, Proyek Langit Biru RU IV Cilacap (PLBC), dan Proyek Pengembangan Green Refinery RU III Plaju.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero) Ignatius Tallulembang mengatakan, melalui program RDMP dan GRR tersebut, Pertamina turut mendorong kemajuan teknologi kilang dan industri petrokimia di Indonesia. “Hal tersebut juga mendorong peningkatan TKDN, yang selalu ditekankan oleh pemerintah,” katanya.

Untuk proyek kilang ramah lingkungan, lanjut Tallulembang, yang telah berjalan dan hampir selesai di RU IV Cilacap saat ini adalah PLBC. Nilai TKDN-nya mencapai 33% dari nilai keseluruhan investasi proyek PLBC di kisaran Rp 992 miliar.

Sedangkan untuk RDMP Balikpapan yang telah memasuki fase konstruksi (EPC) diperkirakan nilai TKDN-nya mencapai 35% dari keseluruhan nilai total investasi di angka Rp 24 triliun.

Tentunya, menurut dia, salah satu komponen TKDN yang dipergunakan yaitu pemanfaatan tenaga kerja lokal dan daerah setempat untuk melaksanakan proyek RDMP dan GRR tersebut. “Saat ini, Pertamina telah melakukan program pelatihan tenaga kerja di Kalimantan Timur untuk mendukung proyek RDMP Balikpapan yang telah dimulai sejak Agustus 2018. Total jumlah peserta pelatihan tenaga HSE yang telah tersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) mencapai 924 orang,” papar Tallulembang.

Pada 2019 ini ditargetkan  dilakukan lagi pelatihan untuk 1.400 orang tenaga pendukung proyek RDMP Balikpapan.

Demikian pula, untuk proyek GRR Tuban, Pertamina akan menggunakan tenaga kerja setempat yang akan dilatih untuk menjadi tenaga kerja di proyek tersebut. Pada Maret 2019 lalu, sudah ada 111 tenaga kerja setempat dilatih untuk mendapatkan pengetahuan K3 dasar, security, dan safetyman.

“Tahun 2019 ini ditargetkan akan ada 360 orang tenaga kerja pendukung proyek GRR Tuban yang akan dilatih,” katanya.

Sedangkan untuk Proyek Green Refinery RU III, nilai TKDN juga didorong oleh penyerapan sawit dalam negeri sebagai bahan baku utama yang akan diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Tallulembang juga menambahkan megaproyek kilang, yang direncanakan rampung secara keseluruhan pada 2026 tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar dari saat ini sebesar 600.000 barel per hari menjadi 1,7 juta barel per hari.

“Peningkatan produksi bahan bakar tersebut selain mengurangi volume impor dan berdampak positif pada devisa negara, tentunya akan mendukung kemandirian energi yang dicita-citakan dalam Nawacita,” cetus Tallulembang dengan semangat.

Selain menambah kapasitas produksi bahan bakar dalam negeri, proyek-proyek kilang tersebut juga akan menghasilkan produk bahan bakar bernilai tinggi yang ramah lingkungan dengan standar Euro 5 atau meningkat dari saat ini Euro 2.

Di samping itu, megaproyek tersebut akan memproduksi produk petrokimia sebesar 6,6 juta ton per tahun, sehingga juga berkontribusi mengurangi impor produk strategis tersebut.

Tallulembang menjelaskan pemerintah sudah banyak memberikan dukungan untuk RDMP dan GRR. Salahsatunya menjadikannya proyek strategis nasional (PSN) melalui Perpres Nomor 146 Tahun 2015 dan Perpres Nomor 56 Tahun 2018.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]