× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Peserta Enduro Entrepreneurship Program (EEP) Mulai Membangun Bengkel Mandiri

By Redaksi
Dok. Pertamina Lubricants

Jakarta – Majalahcsr. Pertamina Lubricants melalui Sales Region III menutup program Enduro Entrepreneurship Program (EEP) Tahun 2017 wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Program Corporate Social Responsibility dalam bidang wirausaha perbengkelan ini telah dilaksanakan sejak Oktober 2017 yang bertujuan untuk membangun wirausaha mandiri bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Acara penutupan bertempat di Gedung Oil Center dan dihadiri oleh Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants Andria Nusa, perwakilan SMK, dan mitra binaan bengkel PT Pertamina Lubricants.

EEP merupakan program salah satu program CSR PT Pertamina Lubricants yang bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa SMK dibidang teknik otomotif dimana mereka berkesempatan untuk membangun kewirausahawan mandiri khususnya perbengkelan. Program ini dirancang untuk siswa SMK yang memiliki kemauan dan jiwa untuk berwirausaha.

Sebanyak 63 siswa dari 21 SMK terpilih di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi telah mengikuti rangkaian kegiatan dari EEP. Program 45 hari ini dimulai dengan pelatihan teori dan praktek workshop di Kantor PT Pertamina Lubricants, lalu dilanjutkan dengan lomba ide bisnis dengan fase penilaian dan evaluasi dimana telah disaring 6 SMK terbaik yang memiliki ide bengkel yang baik.

Mereka lalu diikutkan dalam pelatihan teknis dan non-teknis di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Banten, dan dilanjutkan dengan magang atau praktik kerja di bengkel-bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants.  Praktik kerja ini merupakan salah satu kesempatan emas bagi para peserta untuk terjun langsung dan mengenal lebih dekat dunia perbengkelan secara real dan dengan mekanik yang sudah handal dibidangnya sebagai mentor.

Dari 6 SMK tersebut, tersaring lagi 4 SMK yang telah mendapatkan pembekalan, permodalan dan pendampingan lebih lanjut yakni permodalan usaha bengkel mandiri secara in-kind seperti peralatan perbengkelan, spareparts, pelumas dan masih banyak lagi yang disesuaikan jumlah dan besarannya dengan penilaian.

Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa dalam sambutan penutupan acara mengatakan bahwa dengan berakhirnya pelatihan Enduro Entrepreneurship Program (EEP) bukan berarti kegiatan telah berakhir, justru ini adalah awal dari segalanya. Kegiatan ini dilaksakankan karena perseroan melihat ada potensi yang besar pada lulusan siswa siswa SMK untuk membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya di bidang otomotif dan perbengkelan.

“Dan sesuai misi kami, Pertamina Lubricants untuk terus mendorong kemandirian ekonomi bangsa. Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dalam program ” Ungkap Andria.

Dalam acara penutupan EEP ini, PT Pertamina Lubricants memberikan modal kerja secara simbolis kepada 4 SMK tersebut dengan total in-kind yang mencapai Rp75 juta. Modal kerja ini diberikan berupa alat-alat perbengkelan, tool-kits, spare part, Pelumas Pertamina, dan keperluan bengkel lainnya. 3 dari 4 SMK terbaik juga diberikan hadiah berupa sebuah bengkel kecil bernama Enduro Express yang ditempatkan di SMK masing-masing.

Selanjutnya, 4 bengkel tersebut sedang mempersiapkan untuk membuka bengkelnya dan PT Pertamina Lubricants akan terus melakukan pendampingan selama 3 bulan kedepan untuk memaksimalkan usaha bengkel mereka. SMK ini antara lain SMK Wipama Cikupa Tangerang, SMK Dwiguna Depok, SMK Karya Guna Bhakti Bekasi dan SMK Bina Mandiri Bekasi.

Melalui program ini, PT Pertamina Lubricants percaya bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan program kemandirian masyarakat secara menyeluruh dan mampu menyentuh generasi-generasi penerus bangsa. Berangkat dari kepercayaan tersebut maka Program CSR EEP yang dilakukan oleh PT Pertamina Lubricants adalah inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang didedikasikan untuk kesejahteraan masyarakat khususnya membangun tenaga-tenaga produktif Indonesia.

 

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]