× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pertamina Refinery Award 2019 Dorong Karyawan Optimalkan Kinerja

By Redaksi

Pencapaian kinerja tahun sebelum  dapat dijadikan evaluasi dalam memperbaiki kinerja tahun berikut. Dengan kondisi bisnis perminyakan dunia yang sangat Volatile, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA), Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero) masih mampu raih kinerja di atas target. Terutama dalam hal Service Level Agreement (SLA) yang sudah disepakati untuk pemenuhan produksi energi dalam negeri.

Pencapaian tersebut tak lepas dari koordinasi, kontribusi, perhatian, dan dukungan dari seluruh lini.  Salahsatunya dukungan penuh dari Direktur Pengolahan yang mampu melahirkan program-program baru di lingkungan Direktorat Pengolahan.

Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santoso Syarif mengatakan, berbagai upaya dalam menjaga kehandalan kilang terus ditingkatkan dan dikembangkan. Salah satu pencapaian yang paling fenomenal dan menjadi sejarah baru adalah keberhasilan dalam Co-Processing Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil (RBDPO) atau minyak sawit menjadi bahan bakar di RU III Plaju.

“Apresiasi diharapkan jadi penyemangat bagi yang mendapatkannya, dan jadi cambuk  bagi yang lain untuk terus meningkatkan kinerja di tahun mendatang. Untuk menjadi Perusahaan Energi Berkelas Dunia, karyawan Direktorat Pengolahan Pertamina harus berlomba menjadi yang terbaik yang terbaik,”  kata Budi dalam sambutan acara penghargaan.

Dalam perhelatan Refinery Award 2019, keberhasilan kinerja seluruh RU tahun 2018 dibagi dalam beberapa kategori, seperti Best Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Best of Reliability, Best of Value Creation, Best of Sustainibility, Best of Performance Improvement, dan tentunya Best of Best Refinery Unit. Selain penghargaan kepada RU, individu yang telah memberikan kinerja terbaiknya di setiap RU juga dianugerahkan penghargaan.

Boleh dibilang nyaris semua masyarakat Indonesia pernah makan di warung makan semisal warung tegal atau warteg. Ya, warung makan biasanya penyelamat perut sekaligus kantong di saat lapar tapi dompet tipis. Namun, sayangnya warung makan biasanya cenderung berkonotasi miring dari sisi higienitas. Proses pengolahan menu yang buruk, bahan yang cederung asal-asalan, dan buruknya sanitasi selalu diidentikkan […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]