× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Pertamina Inisiasi Sekolah Cinta Gambut

By Redaksi
Sekolah Cinta Gambut - Pertamina

Kebakaran besar hutan di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada 2014-2015 mendorong Pertamina untuk menginisiasi program CSR. Salah satunya pelestarian lahan gambut dari kebakaran hutan dan pemanfaatannya.

Usai sukses dengan program pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) bagi warga dalam penanggulangan kebakaran lahan, Pertamina mulai menyasar generasi muda untuk cinta lahan gambut. Program kepedulian bertajuk Sekolah Cinta Gambut diajarkan melalui sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Bukit Batu, Bandar Laksamana, dan Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis.

Sekolah Cinta Gambut – Pertamina

General Manager Refinery Unit II, M. Dharmariza, mengatakan, “Kurikulum Sekolah Cinta Gambut sebagai wujud kepedulian Pertamina untuk mengatasi masalah kebakaran lahan gambut yang sering terjadi di Provinsi Riau.”

Karena itu, menurut Dharmariza, perlu ditanamkan sejak dini rasa cinta terhadap gambut melalui kurikulum lembaga yang sistematis agar melahirkan generasi pecinta lingkungan.

“Kurikulum Sekolah Cinta Gambut diinisiasi Pertamina sejak tahun 2017 dan telah diajarkan pada ribuan pelajar di Kabupaten Bengkalis. Program ini bertujuan melahirkan sekolah berwawasan lingkungan Adiwiyata dan juga melahirkan literatur tentang pengelolaan lahan gambut,” papar Dharmariza.

Sekolah Cinta Gambut – Pertamina

Untuk menyukseskan program ini, lanjut Dharmariza, Pertamina telah mengucurkan dana CSR sebesar Rp 625 juta yang disalurkan kepada 25 sekolah dengan menjangkau 3.750 siswa dan guru di Kabupaten Bengkalis. 

Dalam pelaksanaan kurikulum Sekolah Cinta Gambut, Pertamina menggandeng beberapa kelompok binaan lain sebagai lokasi pembelajaran bagi siswa. Diantaranya Arboretum Gambut, Pertanian Nanas Terintegrasi, hingga Area Konservasi Mangrove.

Menurut Dharmariza, sejak digulirkan Progam Sekolah Cinta Gambut, banyak sekolah yang mendapat apresiasi di bidang lingkungan. Salah satunya SDN 03 Bukit Batu terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi tahun 2018. 

Kini Kurikulum Sekolah Cinta Gambut sedang dipersiapkan untuk hadir dalam platform digital yaitu berbasis website sebagai E-Learning Lingkungan Pertama di Indonesia.

“Bahkan, menariknya ada salah satu siswa yang berhasil membuat motif batik bakau Sungai Pakning dan kini telah mendapatkan hak cipta,” pungkas Dharmariza.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]