× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pertamina Bantu UMKM Alas Kaki ini Naik Kelas

By Redaksi
UMKM Industri Alas kaki Rumahan Mitra Binaan Pertamina yang Naik Kelas. Foto : Istimewa/Pertamina

MajalahCSR.id – Pertamina melalui Program Kemitraan terus mendorong mitra UMKM binaan uuntuk maju dan berkembang dari sisi kualitas produk dan pasar. Namun karena kondisi pandemi COVID-19, pembinaan yang dilakukan tak lagi melalui pertemuan tatap muka, melainkan daring. Salah satunya Pertamina UMKM Academy : Fast Track akhir tahun 2020 lalu.

Salah satu UMKM yang dibina adalah milik , Irma Sofia. Usaha yang dikelolanya berupa produk alas kaki, yaitu sepatu dan sandal yang diproduksi secara rumahan. Meskipun mitra binaan baru, tetapi karena serius dalam memanfaatkan kesempatan dalam pembinaan, usahanya kian maju.

“Bulan Mei 2020 bergabung, bulan September terpilih dan diberi kesempatan untuk ikut pameran virtual Pertamina SMEXPO. Sangat senang karena berkesempatan bertemu buyer asing juga. Kemudian tidak lama November kembali diberi kesempatan ikut Pertamina UMKM Academy,” tutur Sofia demikian perepmpuan ini biasa dipanggil.

Program UMKM Academy makin membuka wawasan peserta termasuk Sofia dalam berusaha. Terlebih ada materi cara mengekspor produk karena dirinya termasuk binaan di kelas Go Global. Usai mengikuti kelas, Sofia mengaku siap untuk mengekspor produk. Kesiapan dirinya itu didorong keberhasilan produknya menjadi langganan hotel berbintang di Bogor. Selain itu produknya juga telah dipasarkan hampir di seluruh wilayah penjuru Nusantara.

Keputusan berbisnis ini diambil setelah Sofia memutuskan berhenti dari pekerjaan sebelumnya di bank pada 2015 lalu. Dengan dibantu 8 orang karyawan yang merupakan tetangga sekitar rumahnya di Desa Pasir Eurih, Sirnagalih, Kabupaten Bogor ia membangun bisnisnya hingga besar seperti sekarang.

“Perubahan setelah menjadi binaan Pertamina, sebelumnya stok barang tidak terlalu banyak. Sesudahnya saya bisa menambah stok produk yang banyak,” katanya.

Kini, Sofia mulai banyak melakukan inovasi produk. Selain sepatu dan sandal, ia juga membuat aneka macam tas wanita yang kini mulai banyak digemari. Dengan memanfaatkan media sosial @kndbagfashion dan beberapa marketplace, ia mempromosikan produknya. Hingga kini Sofia dapat mengantongi pendapatan mencapai Rp 200 juta per bulan.

“Sebelum menjadi binaan Pertamina, masih sekitar Rp 150 juta perbulan. Jadi ada peningkatan cukup banyak,” pungkasnya.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk lokal seperti yang dilakukan Tatik. UMKM tersebut akan terus dikembangkan dengan skema pembinaan Go Digital, Go Modern, Go Online, hingga Go Global.

“Kami optimistis para binaan akan mampu diajak berkembang dan naik kelas. Serta menerapkan ESG dibidang sosial dan SDGs point 8 dengan membantu orang di sekitarnya dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” tegasnya dalam rilis resmi.

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]