× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Perhatikan Kesehatan, BPK PENABUR JAKARTA Komitmen Sediakan Kantin Sehat

By Redaksi

Jakarta – Majalahcsr. Kepala Jenjang SDK BPK PENABUR JAKARTA Sukarni mengatakan, pihaknya amat memperhatikan kesehatan para peserta didik. Salah satu upaya yang dilakukan sejak awal BPK PENABUR JAKARTA berdiri adalah adakan kantin sehat.

Menurut Sukarni, kantin sehat milik BPK PENABUR JAKARTA tidak sembarangan menjual makanan. Pasalnya apapun makanan dan minuman yang dijual tidak boleh mengandung pengawet, seperti pewarna dan boraks juga minuman ringan seperti soda.

“Di kantin sehat BPK PENABUR JAKARTA, makanan tidak boleh mengandung MSG dan boraks. Harus ada tes food juga terlebih dahulu,” kata Sukarni saat ditemui NNC dalam acara Information and Communication Technology (ICT), Seni Tari dan Sosio Drama dan Presentasi (Serasi) di SDK PENABUR Serpong, seperti yang dilansir oleh Netralnews.com, Sabtu (10/2).

Dijelaskannya, selama ini test food dan evaluasi dilakukan rutin sebulan sekali. Evaluasi dilakukan oleh guru, siswa, karyawan dan orang tua. Penilaian kantin sehat ini meliputi pelayanan, kebersihan, kesehatan dan peralatan.

“SDK PENABUR JAKARTA juga memperhatikan harga dari makanan dan minuman di kantin sehat. Jadi harga makanan murah dijangkau oleh peserta didik, sekitar Rp 10 hingga 15 ribu untuk makan siang,” jelas Sukarni.

Tidak hanya itu, kantin sehat SDK PENABUR JAKARTA juga wajib menyediakan 100 gelas air minum gratis. Hal ini dilakukan untuk ajarkan peserta didik hidup sehat dengan minum air putih dan mengajarkan budaya mengantri, melatih karakter anak dengan mengelola waktu istirahat yang terbatas.

“Sejak awal, para pengisi kantin sehat SDK PENABUR juga memiliki panduan serta kontrak dan jenis makanan yang boleh dijual,” sambung dia.

Menurut Sukarni, kesehatan menjadi penting karena makanan tidak sehat bisa pengaruhi prestasi anak. Jika kesehatan dijaga dengan asupan makanan sehat, daya serap belajar peserta didik juga menjadi tinggi.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]