× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pengantar SROI (Social Return On Investment)

By Redaksi

Jakarta – Majalahcsr. Dibutuhkan sebuah pengukuran yang lebih efektif dan dapat dimengerti oleh semua orang mengenai dampak, pengembalian, manfaat atau nilai dalam lingkungan masyarakat saat ini. Pengukuran ini dapat digunakan oleh semua orang untuk mengevaluasi dampak pada pemangku kepentingan, mengidentifikasi cara untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan kinerja investasi.

Pada dasarnya, kita mengukur perbedaan. Perbedaan antara situasi dahulu dengan situasi sekarang, apakah terjadi perubahan nilai atau tidak sama sekali?

Memahami dan mengelola nilai ini menjadi dirasa penting bagi sektor pemerintah dan swasta, komunitas atau gerakan sosial yang ingin menciptakan nilai. Pemerintah misalnya membuat dan berinvestasi pada berbagai kegiatan untuk menciptakan nilai sosial. Sedangkan para investor mencari kepastian bahwa investasi mereka dapat memberikan perbedaan, atau pelaku bisnis yang menyadari peluang dan risiko dari dampak operasi bisnis mereka.

Dari keberagaman kepentingan ini, muncul suatu pemikiran tentang perlunya suatu konsistensi dan bahasa yang seirama ketika masing-masing pihak membicarakan nilai.

SROI (Social Return on Investment) adalah sebuah perangkat prinsip-prinsip dalam satu kerangka kerja yang didesain untuk membawa konsistensi tersebut, dan pada saat yang sama mengidentifikasi nilai apa yang memiliki perbedaan dan dampak di antara budaya dan masyarakat.

SROI sebagai alat kesetaraan nilai

Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa SROI merupakan sebuah kerangka kerja (framework) yang mengukur dan menghitung perubahan dalam konsep nilai yang lebih luas. Ia mengurangi ketidaksetaraan (inequality), dan mengurangi degradasi lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan dengan menggabungkan dana dan manfaat dari aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Terdapat dua tipe dari SROI, yaitu, SROI evaluatif dan SROI Prakira (forecast). SROI evaluatif dilakukan dengan melihat kejadian di masa lampau dan berdasarkan hasil aktual yang telah terjadi. Sedangkan SROI prakira adalah kegiatan memperkirakan berapa banyak nilai sosial yang akan dibuat jika kegiatan memenuhi hasil yang diinginkan.

7 Prinsip SROI

Tujuh prinsip dari SROI yang penting untuk dikenali antara lain: melibatkan pemangku kepentingan, memahami perubahan, menilai hal yang diprioritaskan, hanya berikan input yang penting, jangan klaim berlebih, transparan, dan selalu periksa ulang hasil.

Dalam melakukan kegiatan SROI ada beberapa tahap yang rutin biasa dilakukan:

  1. Membuat scope dan indentifikasi pemangku kepentingan
  2. Memetakan hasil (ooutcomes) ke dalam bentuk impact map
  3. Mengoleksi dan memberi nilai data
  4. Mengurasi data yang penting
  5. Kalkulasi SROI
  6. Pelaporan, Implementasi, dan penanaman nilai.

Untuk memahami lebih dalam dan lengkap mengenai Social Return On Investment (SROI), silahkan akses situs Social Value UK (socialvalueuk.org). -FS

Keywords: , ,

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]