× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Pemerintah DKI Jakarta Gelar Smart Change Conference 2020 – Urban Data

By Redaksi
Ilustrasi Kota Pintar atau Smart City. Grafis : Istimewa

MajalahCSR.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Negara Bagian Berlin belum lama ini berkolaborasi dalam proyek “Smart Change – Pengembangan Tata Kelola Perkotaan, Kesejahteraan, dan Inovasi di Jakarta”. Proyek ini didanai oleh Uni Eropa. Kerja sama dilakukan dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan solusi inovatif untuk perancangan kota yang berkelanjutan.

Proyek ini melibatkan kolaborasi pemangku kepentingan dari bermacam bidang untuk berbagi ide pandangan dalam mewujudkan kota yang sejahtera dan inovatif. Tujuannya guna menjamin kualitas kehidupan di area perkotaan, kebutuhan data dari masyarakat, pelayanan publik, prasarana serta sektor industri di kota. Namun, pengelolaan dan analisis data dalam mewujudkan kota pintar menyisakan tugas pemerintah yang berkelanjutan.

 “Data menjadi aspek penting dalam pengembangan inovasi di banyak kota pintar di seluruh dunia. Secara khusus, kerja sama antara Jakarta-Berlin diharapkan dapat mendorong tata pemerintahan yang baik dan pembangunan kota yang berkelanjutan di Jakarta. Kerja sama ini tentunya didukung oleh Uni Eropa melalui pelaksanaan proyek ‘Smart Change’,” kata Kariem El-Ali, penasihat senior kebijakan DKI Jakarta di Smart City Unit.

Kota Jakarta berhasil mengembangkan data perkotaan melalui Unit Jakarta Smart City. Unit tersebut adalah bagian dari Departemen Informasi Komunikasi dan Teknologi. Upaya kolaborasi pintar dengan masyarakat akan difasilitasi melalui pengumpulan data dan akses dalam pendekatan terbuka maupun tertutup.

“Tujuan kami mentransformasikan Jakarta menjadi kota pintar adalah demi kebahagiaan masyarakat. Dengan membangun ekosistem kota pintar 4.0, Jakarta Smart City memiliki landasan kuat untuk memastikan setiap produk dan layanan berorientasi pada hasil yang akan dicapai,” cetus Yudhistira Nugraha, Direktur Jakarta Smart City.

Caranya dengan mewujudkan kolaborasi antar co-creator yaitu warga, akademisi, media, industri/bisnis/investor, dan sektor lainnya berkolaborasi dengan pemerintah. Ini dimaksudkan untuk dapat mewujudkan visi dan misi dalam menyelesaikan permasalahan kota dan memenuhi kebutuhan warganya.

Melalui Smart Change Conference 2020 – Urban Data, proyek ini mengajak pemerintah, pemangku kepentingan perkotaan (masyarakat sipil, akademisi, industri) serta otoritas publik internasional untuk berdiskusi dan bertukar solusi terbaik untuk mengembangkan pengelolaan data. Ini tentunya sebagai bagian tata laksana pemerintahan yang baik sesuai perspektif indikator kota pintar yang dimiliki kota Jakarta. Indikator itu adalah Smart Government, Smart People, Smart Economy, Smart Mobility, Smart Living, Smart Environment dan Smart Branding.

Oleh karena itu, konferensi ini memungkinkan 

  • menginisiasi pertukaran antara para pembuat kebijakan dan praktisi di lintas sektoral,
  • menyampaikan strategi pendekatan kota Jakarta dalam tata kelola kota pintar, yang berfokus pada pengelolaan data,
  • memperkenalkan tantangan data perkotaan di Jakarta yang berkaitan dengan enam dimensi smart city dan prinsip city 4.0
  • menyajikan solusi data perkotaan yang telah diimplementasikan secara internasional,
  • memberikan kesempatan kota Jakarta dan pejabat publik kota untuk mendapatkan akses pengetahuan dari ahli internasional dalam pembuatan kebijakan perkotaan yang berkelanjutan,
  • memperlebar visibilitas proyek Smart Change, mempresentasikan hasil awal dari analisa status quo, mempromosikan kegiatan lain dari proyek kolaborasi selanjutnya antara Berlin, Jakarta, dan Bangkok

Konferensi daring ini akan mengajak partisipasi dari pemerintah, pemangku kebijakan perkotaan seperti organisasi masyarakat, akademisi, dan industri serta otoritas publik internasional yang memiliki perhatian pada tata kelola kota pintar. Utamanya pada pengelolaan data untuk layanan publik dan data masyarakat seperti data kemiskinan dan data pekerjaan, infrastruktur di bidang kesehatan, transportasi, energi, air, pengelolaan limbah, dan pendidikan.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]