× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pemda Berperan Penting Untuk Keberhasilan SDGs

By Redaksi
Dok. unfoundation.org

Jakarta – Majalahcsr. Pemerintah Daerah adalah kunci dalam pencapaian agenda 2030 atau disebut juga Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pentingnya peran Pemda ini pun menjadi bagian dari advokasi UCLG ASPAC (United Cities and Local Government Asia Pacific), yaitu dengan memastikan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan SDGs dan menekankan pentingnya melokalkan TPB melalui penguatan peran Pemerintah Daerah.

UCLG ASPAC, bekerja sama dengan Assosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan didukung oleh Uni Eropa, menjalankan perannya sebagai bagian SDGs Global Task Force dengan membentuk program Localise SDGs yang memfokuskan kegiatan-kegiatannya untuk  melokalkan TPB di Indonesia.

Program LOCALISE – Leadership, Ownership, Capacity for agenda 2030 Local Implementation and Stakeholders Empowerment menjadikan Peraturan Presiden no 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan TPB sebagai payung hukum di tataran nasional. Peraturan ini sendiri bertujuan mendukung Pemerintah Daerah dan Asosiasi Pemda dalam merencanakan, melaksanakan, dan  mengawasi TPB pada tataran lokal.

Berbeda dengan Agenda Pembangunan Millenium sebelumnya, TPB menitikberatkan pendanaannya melalui mekanisme kekuatan fiskal daerah dan juga pendanaan sumber lain yang bukan berbasis hibah. Secara tidak langsung, pemerintah daerah sudah dapat mulai memikirkan langkah-langkah kerjasama yang dapat dilakukan dengan pihak swasta untuk melaksanakan program TPB.

Berbagai inovasi mekanisme pendanaan sudah di tawarkan seperti crowdfunding, CSR, dan juga blended financing. Akan tetapi, hal tersebut masih mengalami kendala kesadaran pemerintah daerah atas mekanisme tersebut dan kendala teknis yang ada di daerah.

Salah satu perusahaan yang mendukung program SDGs yaitu PT Holcim Indonesia Tbk memberikan bentuk dukungan kepada SDGs dengan beberapa program misalnya dengan mengubah sampah domestik menjadi bahan bakar alternatif di Cilacap.

“Di Cilacap kami membangun tempat pengolahan sampah terpadu dan ini merupakan yang pertama di Indonesia” ujar Sustainable Development Specialist, Holcim Indonesia, Widya Paramita dalam acara Pelatihan Nasional Melokalkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan , Membangun Kesadaran TPB di Daerah, Rabu (29/8).

 

Cecep S. Saputra

Untuk Majalahcsr.id

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]