× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Peduli Bumi, Konservasi Buah Langka Nusantara

By Redaksi

Bogor – Majalahcsr. Sebagai wujud nyata kontribusi sosial PT Astra International Tbk untuk masyarakat dengan konsep pengembangan terintegrasi 4 pilar, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan, Grup Astra berkomitmen untuk mengembangkan 300 Kampung Berseri Astra (KBA) menuju Desa Sejahtera yang tersebar di 100 kabupaten se-Indonesia.

Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset Teknologi & Pendidikan Tinggi RI Hari Purwanto (ketiga kiri), Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kedua kiri) dan Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri) mencoba berbagai buah-buahan langka lokal pada Festival Kampung Berseri Astra (KBA) di Cibinong, Bogor (28/4).

Dalam jangka panjang, ketika desa-desa yang sudah dibina dalam pilar kewirausahaan ini dapat menunjukkan prestasi terbaiknya, maka desa ini akan diperkuat juga dengan program kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan dalam skema KBA untuk mewujudkan masyarakat desa yang bersih, sehat, cerdas dan produktif.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, sekaligus memperingati Hari Bumi yang jatuh pada setiap tanggal 22 April, Astra mengadakan Festival KBA pada 27-28 April 2018 di Cibinong Science Center-Botanical Garden Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong, Bogor.

Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset Teknologi & Pendidikan Tinggi RI Hari Purwanto (tengah),Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI Mego Pinandito (kedua kanan), Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kedua kiri) dan Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kanan) berbincang bersama salah satu staf LIPI mengenai konservasi buah langka nusantara melalui Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara (Pranaraksa) pada Festival Kampung Berseri Astra (KBA) di Cibinong, Bogor (28/4).

Dengan dihadiri lebih dari 1.400 peserta yang berasal dari 162 Sekolah Adiwiyata di 14 provinsi di Indonesia, Festival KBA diisi juga dengan berbagai aksi lingkungan seperti Jambore Adiwiyata, penanaman pohon buah langka, pentas seni lingkungan dan Jambore KBA. Dihadiri perwakilan dari 17 provinsi, antara lain KBA Padang yang memiliki keindahan alam pertanian dataran tinggi Solok, KBA Banjarmasin yang merupakan kampung proklim tingkat provinsi dan sedang menuju nasional.

KBA Tanon yang sedang mengembangkan kampung wisata menari. KBA Yogyakarta mengangkat program konservasi danau Kemuning dan sedang mengembangkan produk jagung. KBA Makassar sedang mengembangkan produk dari rotan. Lalu KBA Enggros Papua memiliki wisata injil dan bahari.

Dalam hal penanaman pohon buah langka, Astra bekerjasama dengan LIPI untuk mengonservasikan buah langka nusantara melalui Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara (Pranaraksa). Program ini bertujuan agar buah langka tidak punah melalui berbagai upaya seperti pengumpulan, pendataan, pembibitan dan penyebarluasan kembali bibit buah langka kepada masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya kerjasama ini, Astra dan LIPI sekaligus meresmikan infrastruktur pembibitan Pranaraksa di Cibinong Science Center-Botanical Garden pada hari ini.

KBA di 34 Provinsi

Astra kini membina 72 KBA di 34 provinsi, termasuk mengembangkan jumlah maupun konsepnya untuk menuju Desa Sejahtera. Kegiatan ini dalam rangka mendukung penguatan paradigma sehat serta program Nawacita dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

 

Prof. Emil Salim, tokoh lingkungan hidup nasional, memberi semangat kepada anak-anak peserta Jambore Adiwiyata. Emil Salim berpesan bahwa hutan lebih dari sekedar kumpulan pohon. “Banyak aspek-aspek yang bisa kita manfaatkan. Tahukah kamu pacet dapat mengurangi sakit vertigo jika ditempelkan di kepala?”

Anak-anak memegang beberapa belatung (maggot) yang dimanfaatkan untuk pengolahan sampah organik sekaligus sebagai pakan ternak ikan maupun ayam di KBA Depok pada Festival KBA di Cibinong, Bogor (28/4).

Keywords: , , ,

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]