× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pakar Teknologi Mulai Kembangkan Energi Listrik dari Bayangan Benda!

By Redaksi
Piranti yang Disebut Shadow Effect Generator. Foto : Royal Society of Chemistry via Intelligentliving

MajalahCSR.id – Perkembangan teknologi kerap menjadikan sesuatu yang janggal akhirnya menjadi nyata. Sebelumnya sejumlah ilmuwan mengembangkan cara untuk menangkap energi listrik dari udara. Kini, riset terbaru lebih “nyeleneh” lagi, yang membuktikan adanya piranti yang bisa menangkap listrik dari bayangan benda dan tentu saja sangat ramah lingkungan.

Sejumlah pakar, baru-baru ini dikabarkan mencoba menciptakan perangkat “panel surya” yang tak lagi membutuhkan cahaya matahari. Panel ini nantinya menghasilkan energi listrik di kondisi gelap malam atau ditempatkan dalam ruangan dengan mengoptimalkan perovskite photovoltaics (material canggih dalam sel panel surya) untuk mengubah ambien cahaya dalam ruang (redup) menjadi energi listrik, sehingga tak lagi mengandalkan cahaya matahari. Konsep terakhir yang tengah dikembangkan, piranti yang bisa berfungsi dalam gelap bayangan untuk menghasilkan listrik.

Tim riset dari NUS Physics dan NUS Materials Science and Engineering mendesain piranti yang disebut “a sshadow effect generator” (SEG). Piranti ini, melansir intelligentliving, mampu mengubah kontras pencahayaan dari bayangan dan area terang untuk menimbulkan listrik. Sepert halnya sel surya organik, penemuan ini menggunakan pendekatan yang memungkinkan memproduksi energi bersih di bawah pencahayaan dalam ruang untuk menghidupkan perangkat elektronik.  

Tan Swee Ching, pimpinan riset yang juga asisten professor NUS Materials Science and Engineering mengatakan, SEG merupakan teknologi yang murah dan mudah dikembangkan secara fabrikasi. “Ini dikarenakan piranti dimaksud terbuat dari sel SEG yang berupa plastik film transparan dan fleksibel. Setiap sel merupakan lembaran tipis film dari emas yang tersimpan dalam kotak silikon,” terang Tan.

Piranti tersebut memiliki dua fungsi: mengubah cahaya kontras dari bagian bayangan menjadi listrik, dan menyediakan sensor (secara swa energi) untuk mendeteksi obyek bergerak yang melintas.

Tim riset juga sudah menguji performansi SEG sebagai sensor swa energi dalam kemampuannya menghasilkan energi listrik. Mereka melakukan eksperimen di laboratorium melalui 4 sel SEG di mana hasilnya dua kali lipat lebih efektif dibandingkan sel surya silikon (yang sudah dikomersialkan) di bawah area bayangan. Energi yang dihasilkan mampu memasok energi perangkat jam digital bertegangan 1,2 V.   

 

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]