× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Nota Kesepakatan Nestlé dan PemProv Lampung untuk Pemberdayaan Petani Kopi.

By Redaksi
Indrasena Patmawidjaja - Business Executive Officer Coffee PT Nestlé Indonesia, Debora Tjandrakusuma - Direktur Legal & Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Ir. Dessy Desmaniar Romas, MSi - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung dan R. Wisman Djaja - Sustainability Agriculture Development & Procurement Director PT Nestlé Indonesia memperlihatkan kemasan NESCAFÉ Classic bercantumkan Logo Siger. Dok. Nestle

Lampung – Majalahcsr. PT Nestlé Indonesia membuktikan komitmennya dalam pemberdayaan petani kopi di Lampung dengan menandatangani nota kesepakatan dengan pemerintah Lampung. Nota kesepakatan ini adalah penegasan dari pemberdayaan petani kopi di Lampung yang sudah dilakukan sejak 1994.

Nestlé melakukan serangkaian program kemitraan strategis Nestlé Indonesia dengan para petani kopi di Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat sejak 1994. Meliputi beragam kegiatan pelatihan seperti peremajaan tanaman kopi, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam praktik budidaya kopi robusta yang berkelanjutan, penanganan tanaman sebelum dan sesudah panen, peningkatan pengetahuan mengenai mata rantai biji kopi termasuk pemasarannya, serta membantu para petani kopi untuk mendapatkan akses fasilitas pembiayaan dari bank.

“Adalah suatu kebanggaan bagi kami untuk menggunakan 100% biji kopi robusta Lampung pada seluruh produk NESCAFÉ yang diproduksi di Pabrik Nestlé Panjang, Provinsi Lampung, juga atas kepercayaan pemprov pada penggunaan logo siger di kemasan NESCAFE Classic,” ujar Business Executive Officer Coffee PT Nestlé Indonesia Indrasena Patmawidjaja di kebun percontohan tanaman kopi Nestlé di Kabupaten Tanggamus, Lampung (5/5).

Dengan bantuan teknis maupun finansial untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, Nestlé ingin membuka kesempatan bagi para petani kopi untuk ikut bersaing di pasar kopi nasional dan global.  Sehingga dapat turut meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarga.

Sustainability Agriculture Development & Procurement Director PT Nestlé Indonesia R.Wisman Djaja menuturkan selain aspek teknis, akses finansial juga penting agar para petani kopi memiliki keunggulan kompetitif di tengah berkembangnya industri kopi di Indonesia. Menurutnya, Nestlé tengah mengembangkan model financial ecosystem yang diharapkan dapat berkembang dalam skala yang lebih besar melalui kerja sama dengan pemerintah untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian.

Kemitraan Nestlé Indonesia kini telah menjangkau sekitar 20.000 petani, dan lebih dari 18.000 di antaranya telah memperoleh validasi 4C (Common Code for the Coffee Community), sebuah standar yang disusun oleh 4C Association yang mencakup berbagai aspek dalam pertanian kopi berkelanjutan.

Salah satu petani kopi mitra Nestlé Feri Elpison turut memaparkan manfaat yang ia dapat dari kemitraan dengan Nestlé, dirinya berhasil memproduksi tujuh ton biji kopi dari lima hektar lahan dalam setiap tahun. Feri juga menjelaskan bahwa menjadi petani kopi merupakan suatu hal yang diwariskan turun temurun di keluarganya.

“Model kerja sama ini telah berhasil membantu para petani kopi meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kopi, mendapatkan kemudahan akses pasar serta dukungan yang diperlukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, sedangkan Nestlé juga mendapat pasokan bahan baku berkualitas. Hal ini sejalan dengan tujuan Nestlé Indonesia untuk membantu menciptakan masyarakatyang sukses dan tangguh serta mendukung terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di mana kami tinggal dan bekerja sama,” tutup R. Wisman Djaja.

 

 

Coba saja tanya soal film, obrolan pria berkacamata ini sulit berhenti. Sudah puluhan karya berkualitas ia hasilkan demi kemajuan industri perfilman nasional. Peran yang digelutinya pun bermacam, mulai dari penulis skenario, sutradara, hingga produser. Beragam penghargaan film sudah digenggam hasil dari kerja keras, dan pengakuan atas prestasi serta dedikasi. Pria yang akrab disebut Aris lahir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]