× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Murid SD Belajar Cara Sederhana untuk Melestarikan Lingkungan

By Redaksi
Duta Keberlanjutan Henkel di Pasuruan mengajarkan anak-anak kebiasaan sehari-hari dalam menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab dan efisien. Dok. Henkel Indonesia

Pasuruan – Majalahcsr. Melestarikan lingkungan harus diajarkan sejak dini. Bahkan tidak hanya diajarkan, namun dipraktekkan langsung dengan cara yang menyenangkan.

Seperti murid dari SDN Dermo 1 di Pasuruan pada sabtu (16/9), mereka belajar cara mengurangi sampah serta menghemat pemakaian energi dan air di rumah, termasuk dapur dan kamar mandi. Melalui proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, siswa kelas tiga, empat dan lima SD yang terletak di Kecamatan Bangi ini belajar cara sederhana untuk melestarikan lingkungan melalui program Kunjungan Duta Keberlanjutan Henkel ke Sekolah yang dilakukan oleh karyawan pabrik perekat Henkel Indonesia di Pasuruan.

Bahkan anak-anak ini begitu antusias dan bersemangat untuk mempraktikkan pelajaran ini di rumah mereka.

Salah satu cara untuk melestarikan linkungan adalah dengan menghemat energi.
Dok. Henkel Indonesia

“Kami sangat senang dengan usaha Henkel Indonesia untuk mengajarkan anak-anak kita kebiasaan sehari-hari dalam menggunakan sumber daya berharga di bumi ini secara bertanggung jawab dan efisien,” ujar Kepala Sekolah SDN Dermo 1, Dwi Nugraheni, SPd.

Para pelajar di Pasuruan sebetulnya sudah akrab dengan isu lingkungan karena kawasan pesisir ini cukup sering dilanda banjir yang menyebabkan banyak sekolah harus ditutup sementara. Upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang keberlanjutan dinilai efektif karena mereka kemudian bisa mengajak keluarga masing-masing dalam mendorong perilaku berkelanjutan di rumah.

Hampir 250 murid SDN Dermo 1 di Pasuruan mendapatkan sertifikat sebagai Juara Keberlanjutan setelah mengikuti program Kunjungan Duta Keberlanjutan Henkel.
Dok. Henkel Indonesia

“Henkel berkomitmen untuk menjadi yang terdepan dalam upaya mendorong keberlanjutan. Sejalan dengan hal ini, kami melibatkan karyawan dalam mempromosikan dan berkontribusi dalam segala hal terkait keberlanjutan, baik di tempat kerja, sekolah-sekolah, serta dengan pelanggan dan komunitas lokal,” papar Presiden Henkel Indonesia, Lucky Lee.

Henkel Indonesia didirikan pada tahun 1974, dan kini mengoperasikan kantor pusat di Jakarta dan dua pabrik perekat di Pasuruan dan Tangerang. Program Kunjungan Duta Keberlanjutan Henkel ke Sekolah diluncurkan di Indonesia pada tahun 2014 dan sebelumnya dilakukan di SDN Pekoren 1 Pasuruan, British School Jakarta, dan tiga sekolah dasar di Tangerang. Secara global, Henkel telah melatih lebih dari 25.000 duta keberlanjutan di 79 negara, dan menjangkau lebih dari 107.000 anak sekolah di 47 negara, termasuk Indonesia.

Hampir 250 murid SDN Dermo 1 di Pasuruan belajar melestarikan lingkungan melalui program Kunjungan Duta Keberlanjutan Henkel ke Sekolah.
Dok. Henkel Indonesia

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]