× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Menjaga Danau Toba untuk Kelestarian Ikan Nila

By Redaksi
Istimewa

Medan –  Majalahcsr. Potensi ikan nila dari Danau Toba, Sumatera Utara sangat besar. Mutu dan rasanya pun sangat lezat sehingga lingkungan yang terjaga sangat penting untuk menunjang keberlangsungan ikan nila tersebut.

Head of Government Relations PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Fitri Nursanti menjelaskan, PT Suri Tani Pemuka (STP) anak perusahaan PT JAPFA Comfeed Indonesia berkomitmen menjaga lingkungan untuk kepentingan keberlangsungan ekspor ikan nila dari keramba jaring apung di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara.

Bahkan saat ini TOBA TILAPIA produksi STP mengantongi sertifikat ASC (Aquaculture Stewardship Council) dan BAP (Best Aquaculture Practice). Menurut dia, dengan sertifikat itu, filet ikan nila tersebut mudah diterima dan bersaing di pasar internasional.

“Sejak beroperasi  2013 hingga sekarang,filet ikan nila itu sudah di ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa, ” ujar Head of Government Relations PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Fitri Nursanti di Medan, seperti yang dilansir oleh Bisnis.com dari Antara, Senin (14/5).

Fitri menegaskan, meski belum mendominasi pasar di kedua negara itu, filet ikan nila asal Sumut tersebut diakui rasa dan mutunya. Rasa dan mutu yang diakui itu membawa dampak positif pengelolaan budidaya ikan dalam lingkungan air yang baik dan manajemen budidaya yang ramah lingkungan.

Pakan ikan misalnya sudah menggunakan Eco Feed, atau pakan ikan apung yang ramah lingkungan. Pakan itu memiliki kadar Phospor (P) yang rendah dan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi sehingga menekan pemakaian pakan.

STP juga menggunakan teknologi dalam pemberian pakan sehingga jumlahnya sesuai kebutuhan ikan atau tidak ada yang terbuang. “Kalau tidak ramah lingkungan, maka yang merugi juga perusahaan karena bisnis tidak berlangsung lama,” kata Fitri.

Ramah lingkungan juga dilakukan manajemen sebagai wujud komitmen perusahaan menjaga Danau Toba yang sudah ditetapkan sebagai salah satu kawasan utama pariwisata Indonesia.

 

Keywords: , , ,

“Yang minum obat setiap hari itu tidak hanya kamu. Yang sakit diabetes juga minum obat. Yang hipertensi juga rajin minum obat.” Itulah kata-kata yang Tice sampaikan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ia dampingi agar mau rajin terapi dan minum obat. Tice adalah seorang ibu rumah tangga yang berkomitmen menjadi pendamping ODGJ, bukan perawat […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]