× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Mengonsumsi Ubur-Ubur Bisa Selamatkan Konservasi Laut

By Redaksi
Sajian Menu Ubur-Ubur Sashimi. Foto : Juliaaalam via Twitter

MajalahCSR.id – Mengonsumsi ubur-ubur ternyata bisa menyelamatkan planet bumi. Terdengar aneh, namun saran ini datang dari riset sejumlah ahli di Universitas Queensland, Australia. Menurut mereka, mengonsumsi ubur-ubur atau jellyfish sekaligus membatasi makan ikan laut bisa menyelamatkan spesies ikan yang selama ini terancam sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem bumi khususnya laut.

Hasil riset tersebut sudah dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature Communications. Studi tersebut menyarankan agar memperbanyak ubur-ubur sebagai sumber makanan laut untuk melindungi ancaman sejumlah spesies ikan demi upaya konservasi kelautan.

Praktik penangkapan ikan secara besar-besaran mengancam keberadaan dari 96% spesies ikan di laut. Dalam konteks global terdapat 91 spesies ikan yang terancam kepunahan, mulai dari ikan mackerel kuda di kawasan Atlantik, ikan haddock yang mirip ikan cod, hingga tuna mata besar, yang diburu besar-besaran untuk memenuhi permintaan industri perikanan.

Tim riset dari Universitas Queensland, seperti diungkap intelligentliving, menyarankan agar industri perikanan lebih memprioritaskan sumber yang lebih berkelanjutan jika masyarakat ingin tetap mengonsumsi seafood. Ubur-ubur merupakan sumber budidaya laut yang paling “sustainable”.  Sejak lebih dari 1.700 tahun, ubur-ubur sudah menjadi sajian menu makanan, tapi belum menjadi sumber protein laut yang utama.

Ahli biologi kelautan, Lisa-ann Gershwin membandingkan proses penangkapan ubur-ubur dengan cara mereka bereproduksi. “Jika anda memilih terus mengonsumsi ikan, makan mereka akan segera punah. Tapi berbeda dengan ubur-ubur. Anda seperti mengambil buah apel dari pohonnya. Mereka akan terus lebih berkembang sejauh anda menangkapnya. Seperti apel di pohon,” jelas Gershwin.   

Daging ubur-ubur juga lebih menyehatkan. Kalorinya rendah dan kandungan protein yang cukup. Dalam 75 gram sajiannya, terdapat 4 gram protein dengan hanya 36 kalori.

Walaupun tidak bercita rasa, tapi dagingnya mampu menyerap bumbu masak sesuai dengan selera  bumbu penyajiannya. “Tekstur mereka lunak, kombinasi dari  garing dan kenyal. Di dalam mulut, rasanya seperti perpaduan mentmun dan karet gelang,” kata Gershwin menggambarkan.

Banyak dari kegiatan konsumsi seafood berasal dari budaya dan tradisi. Contoh yang paling gamblang adalah sup sirip ikan hiu. Sirip hiu sama sekali tak beraroma rasa, namun ditentukan oleh bumbu dan sausnya serta status seseorang. Hal ini yang membuatnya bercita rasa lezat di Tiongkok.  

Terdapat dua jenis ubur-ubur yang aman dikonsumsi  yaitu cannonball jellyfish yang penampakkannya mirip jamur dan blue bubber jellyfish dengan warnanya yang kebiru-biruan.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]