× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Membangun Kemandirian Lewat Secangkir Kopi

By Redaksi
Ilustrasi Secangkir Kopi. Foto : Istimewa/net

MajalahCSR.id — Universitas Indonesia Persatuan Islam (UNIPI) menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT Rayandra Ataullah Aryaguna (RayCorp) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumberdaya manusia di Kampus UNIPI Jalan Peta No. 154 Bandung. Melalui kerjasama ini, RayCorp dan UNIPI menginisiasi kerjasama bertajuk Santripreneur yang berlokasi di Pesantren Persatuan Islam Ciganitri Bandung. Dalam tahap pertama kerjasama, dibuka Depot Kopi KOPROCK yang akan menjadi sarana pembelajaran dan magang bagi para mahasiswa.

Turut hadir dalam acara penandatanganan ini Wakil Rektor (Warek) 1, Ihsan Setiadi Latief, Warek 2, Latief Nasharuddin, dan Ketua LP2W PERSIS, Lutfi Hani Abdulhamid. Sementara RayCorp diwakili Direktur Business Development, Hagoromo, dan Project Officer Campuspreneur, Achmad Jaelani.

Melalui depot kopi ini, para mahasiswa belajar secara langsung untuk mengelola bisnis dan mengasah jiwa kewirausahaan mereka. Hal ini disampaikan Direktur Business Development RayCorp, Hagoromo di sela-sela penandatanganan.

“Kami memposisikan diri sebagai bangunan yang saling memperkuat satu sama lain melalui program sosial peduli dan berbagi. Termasuk sepenuhnya membuka peluang untuk pemanfaatan bersama properti produksi yang dimiliki untuk ikut memajukan pengetahuan dan kompetensi profesional para mahasiswa dan santri,” terang pria yang akrab dipanggil Hagi.  

RayCorp sendiri merupakan perusahaan induk dari produk-produk pangan seperti Kopilatory dan Koprock; kosmetik halal serta produk kesehatan dan toiletries seperti sabun mandi, sampo, hand sanitizer, cairan pencuci piring, pengharum hijab, pewangi pakaian, dan sebagainya.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas UNIPI, H. M. Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas dukungan para pihak sehingga  kerja sama ini bisa terlaksana. Menurutnya kerja sama ini selaras dengan tujuan berdirinya UNIPI untuk melahirkan cendekiawan dan teknokrat muslim yang juga memiliki jiwa entrepreneurship dan melek teknologi.

Diharapkan program magang ini dapat terealisasi pada minggu pertama atau kedua Juni 2021. Depot Kopi KOPROCK merupakan model penjualan langsung  bergerak (mobile direct selling) yang sangat fleksibel karena dapat difungsikan sebagai kedai tetap (stationary coffee shop) maupun kedai bergerak (mobile shop). Para mahasiswa yang nantinya mengoperasikan depot kopi ini akan secara langsung mendapatkan pengalaman mengelola kedai kopi, rantai penjualan, serta keterampilan mengolah produk kopi.

Program kemitraan yang diinisiasi Lembaga Pemberdayaan dan Pendayagunaan Wakaf (LPW) Persatuan Islam dan Project Campuspreneur RayCorp ini merupakan salah satu bentuk terobosan baru dalam pengembangan model wakaf produktif di Indonesia, khususnya di lingkungan Persatuan Islam.

“Untuk mengoptimalkan manfaat wakaf, kami sedang menggali model-model kegiatan pemberdayaan umat yang efektif, ternasuk model usaha retail yang dikembangkan melalui Kopi KOPROCK ini,” ungkap Ketua LPW Persis, Luthfi Hani Abdulhamid. “Kita mulai dari secangkir kopi, para santri dapat belajar mengembangkan bisnis dan akhirnya diharapkan menjadi insan penggerak umat yang mandiri.”

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]