× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Mau Minum Air dari Keran? Segera Datang ke Universitas Pancasila.

By Redaksi
Dok. Environment-Indonesia.com

Jakarta – Majalahcsr. Universitas Pancasila (UP) melalui Fakultas Tehnik, membuat prototype pemurnian air atau Reverse Osmosis (RO) bekerja sama dengan mitra dari Bandung. Pembuatan alat ini juga didukung oleh Indonesia Global Compact Network (IGCN) dan Filantropi Indonesia (FI).

Dikatakan oleh Prof. Dahmir Dahlan dari Fakultas Tehnik UP, latar belakang tercetusnya ide ini sederhana. Yaitu dari UUD 1945 pasal 33 ayat 3 yang berbunyi ; bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Dahmir mencontohkan air ledeng di luar negeri bisa layak konsumsi. Berbeda dengan Indonesia yang biasanya menggunakan air tanah dan harus di masak terlebih dahulu. Disitulah industri air kemasan masuk, kemudian tanpa terasa menjadi candu.

Dok. Facebook.com

“Rakyat didesa mulai membeli air mineral untuk minum. Saya diledek salah satu Prof di German, katanya di Indonesia air 100x lebih mahal dari German, padahal pendapatan German lebih besar, ” ujarnya selasa (12/12).

Darmin menjelaskan, air tanah yang digunakan akan dimurnikan menggunakan tembakan gelombang mikro. Masing-masing komponen didalam air mempunyai gelombang yang bermacam-macam, sehingga bisa dicari komponen yang merugikan untuk ditembak lalu ditangkap atau disaring, sehingga air bisa bersih.

Sedangkan untuk air limbah meskipun setelah dimurnikan, akan dipakai untuk kepentingan lain. Misalnya untuk menyiram tanaman ataupun untuk keperluan di toilet. Hal ini mengingat persepsi orang yang masih merasa jijik untuk mengkonsumsi air bersih yang berasal dari air limbah.

Rencananya, lokasi pengambilan air bersih ini akan ditempatkan di daerah yang bisa diakses oleh mahasiswa dan juga masyarakat sekitar. Sebagai informasi, lokasi UP meskipun terpisah dari lingkungan perumahan masyarakat, namun di bagian belakang lokasinya sagat berdekatan dan mudah diakses.

Sedangkan untuk komponen penjernih air tersebut, UP akan bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Tegal. Nantinya Pemkab Tegal akan memfasilitasi UP untuk bisa bekerjasama dengan UKM setempat yang terkenal ahli dalam bidang pembuatan alat berbasis logam.

“Yang minum obat setiap hari itu tidak hanya kamu. Yang sakit diabetes juga minum obat. Yang hipertensi juga rajin minum obat.” Itulah kata-kata yang Tice sampaikan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ia dampingi agar mau rajin terapi dan minum obat. Tice adalah seorang ibu rumah tangga yang berkomitmen menjadi pendamping ODGJ, bukan perawat […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]