× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Masyarakat Perbatasan Pontianak Mendapat Bantuan Beras

By Redaksi
Dok. ACT

Pontianak – Majalahcsr. Petani beras di Kota Pontianak, Kalimantan Barat diberdayakan untuk membantu masyarakat daerah perbatasan. Dua lumbung beras di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap mendapat pesanan sebanyak 10 ton beras untuk dikirimkan ke masyarakat yang tinggal di tapal batas Indonesia di Kalimantan Barat.

Jumlah 10 ton beras itu berasal dari 120 petani yang ada didaerah tersebut, yang diinisiasi oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Pendistribusiannya akan dilakukan dengan cara mengemas beras seberat 5 kg (7/6), juga minyak kelapa, gula, dan biskuit yang diserahkan pada akhir bulan Ramadhan.

Koordinator Pendistribusian Paket Pangan Ramadan untuk Masyarakat Penjaga Negeri, Rahadiansyah menjelaskan ide awal untuk membeli beras dari petani adalah dari para relawan. Sehingga membuat  ratusan petani turut diberdayakan.

Pembeli beras Pontianak ini biasanya berasal dari rumah makan, sekolah, serta asrama TNI. Kualitasnya dikatakan yang terbaik serta tidak memakai bahan pengawet atau pemutih, seperti yang dikatakan oleh salah satu petani.

Di Kalimantan Barat, sebanyak 2.000 paket pangan Ramadan akan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan di tiga kabupaten. Titik kabupaten tersebut di antaranya Sanggau, Bengkayang, dan Sambas.

Selain Provinsi Kalimantan Barat, paket pangan Ramadan juga menjangkau Kalimantan Timur,  Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, dan Papua. Sementara jumlah kabupaten/kota yang disasar sebanyak 9 titik. Mereka di antaranya Sanggau, Sambas, Bengkayang, Mahakam Ulu, Nunukan, Kepulauan Anambas, Natuna, Merauke, dan Jayapura.

“Totalnya ada 10.000 paket pangan yang dibagikan ke 9 titik tersebut. Jumlahnya sama dengan paket yang dibagikan ke pelosok NTT melalui program Kapal Ramadan kemarin,” kata Rahadiansyah dalam rilis Jumát (8/6) .

 

Keywords: , ,

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]