× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Mahasiswa Perancis Ubah Limbah Permen Karet Jadi Roda Papan Seluncur

By Redaksi
Roda Papan Seluncur dari Limbah Permen Karet. Foto : Hugo Maupetit dan Vivian Fischer via Inhabitat

MajalahCSR.id – Siapa yang tak kenal dengan permen karet? Jenis kembang gula ini dikenal oleh ragam generasi, tua dan muda. Selain rasanya yang cocok buat semua orang, permen karet konon punya manfaat kesehatan pada wajah, karena menuntut rahang terus bergerak.

Namun di balik manfaat, limbah makanan ini seringkali menjengkelkan. Bahkan bagi sebagian orang, sering membuang limbahnya sembarangan yang justru membahayakan jika tertelan oleh hewan seperti burung. Permen karet terbuat dari polimer plastik sintetis yang sulit terurai di alam. Meskipun ancamannya belum sebesar limbah plastik, limbah permen karet tetap saja limbah yang harus dicari solusi penanganannya.   

Sistem Alur Pengolahan Limbah Permen Karet jadi Roda Papan Seluncur. Foto : Hugo Maupetit dan Vivian Fischer via Inhabitat

Ide penanganan limbah peremen karet justru muncul dari dua orang pelajar asal Perancis ini. Mahasiswa dari L’Ecole de Design, Nantes tersebut memberikan ide penanganan limbah permen karet di kawasan urban dengan  cara yang sangat kreatif.  Hugo Maupetit dan Vivian Fischer adalah teman yang menggemari olah raga skateboard.

Menempelkan Limbah Permen Karet Pada Papan Permen Karet. Foto : Hugo Maupetit dan Vivian Fischer via Inhabitat

“Kami pikir, mengapa tidak mengambil limbah jenis ini dan menjadikan kota bebas dari limbahnya,” kata Maupetit dan Fischer kepada Inhabitat.  “Warna-warni dari limbah peremen karet ini lantas memunculkan ide bagi kami untuk  menjadikannya sebagai bahan baku roda skateboard,” lanjut mereka. Ide yang dihasilkan memiliki visi mengambil limbah permen karet dari jalanan dan mengembalikannya pada jalanan (dalam bentuk roda papan skateboard) dengan cara keberlanjutan.  

Kedua pelajar ini berharap penemuan mereka bisa menjadikannya kerja sama dengan Mentos, produsen permen karet besar di Eropa, dan Vans, produsen sepatu dan asesoris untuk penggemar olah raga papan seluncur. Maupetit dan Fischer mengajukan proyeknya roda skateboard dari bahan limbah ini agar bisa dijual dan didistribusikan oleh Vans.

Bagaimana caranya mengumpulkan limbah permen karet dari jalanan? Keduanya mengungkapka, Mentos akan memasang “papan permen karet” di kawasan kota sehingga penikmat permen karet yang melintas bisa membuang limbah dengan cara menempelkannya pada papan tersebut. Limbah itu setiap seminggu sekali diangkat dan dan dibawa menuju tempat pengolahan, memberinya warna alami, dan mengubahnya jadi roda skateboard yang cantik.

Limbah Permen Karet di Papan Permen Karet Siap Diangkut. Foto : Hugo Maupetit dan Vivian Fischer via Inhabitat

“Inisiatif kami adalah membersihkan jalan dengan cara yang berkelanjutan. Karena itulah juga kami menemukan sistem untuk mengubah roda skateboard (dari bahan sama) yang sudah tak terpakai untuk kembali diubah jadi roda baru,” papar mereka. “Tak ada lagi limbah yang muncul, karena bahannya dapat seterusnya terpakai menjadi produk baru.”

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]