× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Limbah Masker Wajah ini Tak Mengotori Lingkungan

By Redaksi
Masker Ramah Lingkungan dari ESW Beauty. Foto : Inhabitat

MajalahCSR.id – Perempuan biasanya tak lepas dari make up. Kalau bicara make up urusannya dengan perawatan muka juga, contohnya masker perawatan kulit wajah. Tapi buat perempuan pecinta lingkungan, bisa jadi merasa dilema saat memakai masker wajah tersebut. Ya, masker ini memang produk sekali pakai. Artinya, setelah itu menjadi sampah yang menganggu. Hanya saja kepraktisan dari masker ini seringkali membuat perempuan sulit menggunakan cara perawatan sebelumnya yang lebih  merepotkan.

Berawal dari masalah ini, sebuah perusahaan kosmetik merilis produk masker perawatan yang diklaim lebih ramah lingkungan bernama ESW Beauty’s Raw Juice Cleanse Sheet Masks.  Apa sebenarnya ESW Beauty? Sofia Wang, pendirinya, menyebutkan, awal mulanya saat dirinya mencari pembersih yang sesuai denga gaya hidupnya. Saat menghadapi masalah kesehatannya, Wang mulai minum jus mentah sambil mencari alternatif perawatan kecantikan.   

Dengan mengombinasikan bahan non kimiawi,  dan formula ramah lingkungan dari campuran jus mentah, lahirlah Raw Juice Clean Sheet Mask.  

Produk ini diklaim ramah lingkungan, sebab menurut keterangannya, bahan pembuatnya yang bersih. Maksudnya tanpa campuran zat berbahaya paraben, ftalat, pengharum dan pewarna buatan, formaldehid, alkohol, silikon, dan juga unsur hewani.

Tanpa campuran hewani memastikan produk masker wajah ini benar-benar berunsur nabati. Selain itu produk kecantikan ini tak melibatkan binatang dalam proses ujicoba penyempurnaannya. Sehingga menjadikannya diganjar sertifikasi oleh organisasi pecinta binatang yaitu Leaping Bunny dan PETA.

Lantas kenapa produk ini disebut ramah lingkungan? ESW melakukan dua pendekatan. Pertama pengemasannya. Kemasannya hasil daur ulang plastik low density polyethylene (LDPE). Sementara maskernya berbahankan cupra atau cupro yang merupakan bahan alternatif katun yang selain proses pembuatannya berkelanjutan juga bisa terurai di tanah.

 

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]