banner
Ilustrasi pengertian ekonomi sirkular yang diredefinisi. Foto : Shutterstock/Netrun78
Wawasan

Lima Ekspektasi Ekonomi Sirkular di Tahun ini

386 views

MajalahCSR.id – Tahun berganti, dan semuanya kembali memulai dengan harapan, rencana, dan langkah selanjutnya. Ekonomi sirkular yang menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan ini, tetap menjadi harapan banyak pihak bagi keberlangsungan aspek hidup berkelanjutan di masa depan. 

Namanya juga harapan, tentu ada beberapa faktor yang mendasarinya menjadi ekspektasi agar bumi lebih baik di kemudian hari. Mengutip Greenbiz, Jumat (7/1/2022), inilah 5 ekspektasi terkait ekonomi sirkular dari para penggiat bisnis dan pakar lingkungan, yang bisa jadi bahan renungan.

  1. Sirkular bisa membantu mencapai komitmen iklim

Ekonomi sirkular akan mengambil peran lebih besar, terutama berhubungan dengan meningkatnya komitmen zero waste dan tujuan penanganan iklim di tahun lalu, yang terus berlanjut di 2022 ini. Kita semua paham bahwa, mencapai tujuan penanganan iklim tak bisa hanya dilakukan melalui transisi energi saja. Empat puluh lima persen emisi justru berasal dari barang yang kita produksi dan konsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, ekonomi sirkular adalah model yang paling tepat dalam penanganan emisi seperti ini. Pada 2022, kita kemungkinan akan melihat kian kuatnya dorongan transisi menuju ekonomi sirkular unutk mengantispasi krisis iklim.

Saya memperkirakan bakal lebih banyak kebijakan politis yang menyadari bahwa tujuan iklim tak bakal tercapai tanpa campur tangan ekonomi sirkular. Seperti halnya saya akan membawa pesan ini ke sejumlah wilayahku seperti Seattle dan Baratdaya Pasifik. Sebagai gambaran, Seattle dalam waktu dekat memperbaharui program Ijin Percepatan Prioritas Hijau untuk konstruksi dalam mendapatkan informasi terkait kualifikasi realisasi karbon.”   

– Ashima Sukhdev, Climate Mitigation & Circular Economy Policy Advisor, City of Seattle, Seattle Public Utilities

Kalimat ‘ekonomi sirkular’ merujuk pada redefinisi dan perluasan makna pada 2022. Pada akhirnya pemahaman soal ini memperluas topik yang tak hanya lagi soal pengertian sirkular yang kaku. Contohnya, apa pengertian ekonomi sirkular pada  pangan? Atau pada soal karbon dan limbah berbahaya? Memperluas definisi ‘ekonomi sirkular’ akan membantu mengatalisasi perluasan solusi yang penting dan bakal mudah mendefinisikan hubungan dengan dampak iklim.”  

– Katherine Geusz, Director of Programs, Greentown Labs

 

  1. Infrastruktur akan kembali dipetakan

Ekonomi sirkular bakal mulai mengenali kesalahan daur ulang, bukan sekedar kurangnya infrastruktur (daur ulang) melainkan juga dampak yang tak terbantahkan dari entropi konsumsi plastik di sepanjang hidup kita.  Tidak hanya untuk mulai mendesain cara penguraian (limbah), namun juga menjadi sebuah pertanyaan mengapa terlalu lama untuk bertindak memanfaatkan limbah sebagai bahan baku yang “sehat”, kesadaran yang memperbaharui.  Kita mulai dengan tekstil, namun juga mencari serat pangan untuk bahan pengganti.

– Beth Rattner, Executive Director, Biomimicry Institute

2022 bakal menjadi tahun di mana prioritas sirkularitas akan mulai beerganti, dari daur ulang menjadi menggunakan kembali dan memperbaharui. Saya tidak sabar untuk melihat kemungkinan unit bisnis, lembaga masyarakat, dan penentu kebijakan bekerja sama  mengembangkan pendekatan kebijakan yang bisa membantu menciptakan insentif dan infrastruktur yang kita perlukan dalam aspek re-use yang lebih luas lagi penerapannya.”  

– John Hocevar, Oceans Campaign Director, Greenpeace USA

 

  1. Pendekatan kebijakan jadi lebih diprioritaskan

“Kepedulian dan komitmen ekonomi sirkular yang kian meluas telah membawa pada sejumlah forum penting, diskusi antar sektor yang makin membaik. Harapanku adalah hasil diskusi yang dilakukan jadi lebih mudah untuk proses pembuatan kebijakan soal sirkular di berbagai tingkatan. Bakal menjadi kekeliruan jika melakukan proses yang bisa kita kolaborasikan secara terburu-buru, meskipun tujuan baik. Hal yang hanya akan memaksakan kebijakan yang menciptakan persoalan yang berbeda ke dalam solusi yang sama, atau dengan metode yang sulit diadaptasi.

– Erin Hiatt, Vice President, CSR, Retail Industry Leaders Association

 

  1. Investasi terkait ekosistem akan meluas

Bakal ada potensi ‘kerumunan besar’ di dunia permodalan 2022. Didukung oleh investasi ESG yang secara global menguat, dan piranti pengukuran dampak yang lebih baik, kepedulian yang menguat pada solusi sirkular untuk plastik akan mulai mengubah pola pikir dan menarik perhatian pelaku investor utama. Hal ini akan mempercepat laju permodalan dalam transisi menuju sirkularitas.”  

– Ellen Martin, Chief Impact Officer, Circulate Capital and Director of Impact and Insights, The Circulate Initiative

 

Terdapat lebih banyak lagi perusahaan yang memahami dan berkomitmen pada sirkularitas dan membuatnya bertambah maju. Pada sektor tekstil dan busana, akan menjadi lebih penting mengedepankan sistem dan teknologi baru dalam upaya mengumpulkan, memilah, dan memroses, dan mengakselerasi sirkularitas. pada 2022 , saya memperkirakan akan lebih banyak invetasi pada wilayah ini, yang mana akan memperluas kolaborasi antara merek dan suplayer.”

– Tricia Carey, Director of Global Business Development – Apparel, Lenzing Fibers Inc.

 

  1. Teknologi yang memungkinkan untuk pelacakan dan lebih transparan akan banyak berperan

Kita berharap bbisa melihat perkembangan peran yang berbasis sains, inovasi berdasarkan teknologi dalam manajemen material, mengawinkan teknologi dan sains untuk meningkatkan transparansi rantai pasok dan mengurangi limbah. Upaya lain dalam menemukan cara memperbaiki sistem produksi dan konsumsi, kita berharap melihat pertumbuhan model bisnis baru yang mengubah apa yang kita bisa lakukan; bisa jadi dengan model produk yang  masa pakainya lebih lama atau melalui model yang mengubah cara kita berinteraksi dengan produk.

– Jessica Long of Closed Loop Partners

 

banner