× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Lima Cara Ramah Lingkungan Saat Berbelanja

By Redaksi
Berbelanja - Foto: Tribun

Hari raya lebaran tinggal menghitung hari. Sudah jadi kebiasaan jika menjelang hari raya masyarakat berbondong-bondong berbelanja kebutuhan. Mulai dari kebutuhan pangan, sandang, bahkan kebutuhan lain semisal belanja barang elektronik. Namun, masih banyak masyarakat yang tak menyadari, kebiasaan berbelanja bisa memicu emisi karbon.

Seperti yang dikutip dari greeners.com, disadari atau tidak, kegiatan berbelanja turut menyumbang emisi karbon yang sangat besar pada Bumi. Dari kegiatan berbelanja kita bisa membayangkan berapa banyak sampah yang dihasilkan dari semua produk yang kita beli dan nantinya akan dibuang di tempat pembuangan akhir. Sudah saatnya bagi kita untuk lebih bertanggung jawab atas timbulan sampah kita sendiri dan mulai membuat perubahan atas pola konsumsi kita dimulai dari cara kita berbelanja.

Berikut ini adalah lima cara belanja ramah lingkungan dari Greeners.

1. Pertimbangkan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotorKita semua tahu bahwa kendaraan bermotor berkontribusi pada peningkatan emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim. Jadi, jika Anda ingin membuat perubahan kecil untuk lingkungan, pastikan untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi Anda. Menggunakan transportasi umum merupakan pilihan yang lebih baik jika tempat Anda berbelanja jaraknya cukup jauh, dan menggunakan sepeda atau berjalan kaki merupakan pilihan terbaik jika tempat berbelanja yang dituju dekat dengan tempat tinggal Anda. Selain menghemat pengeluaran, bersepeda atau berjalan kaki itu menyehatkan bukan?

2. Berbelanja di toko terdekatMinimarket atau toko kelontong yang ada di lingkungan sekitar biasanya menyediakan berbagai produk kebutuhan pokok sehari-hari yang cukup lengkap. Tidak ada salahnya pula membeli hasil panen petani lokal di warung terdekat. Banyak keuntungan yang Anda dapatkan tentunya, selain mendapatkan produk organik yang lebih segar, produk yang Anda beli mungkin harganya lebih terjangkau daripada di supermarket.

3. Gunakan tas belanja guna ulangMasih banyak orang belum sadar bahaya sampah kantong plastik yang digunakan untuk membawa barang belanjaan. Selain sulit didaur ulang, kantong plastik seringkali digunakan hanya sekali pakai saja. Alangkah baiknya untuk mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja guna ulang milik sendiri.

4. Pilih produk dengan kemasan daur ulangBelakangan ini tren mengurangi penggunaan kemasan plastik sedang meningkat di toko-toko kelontong atau supermarket di seluruh dunia. Banyak perusahaan besar mulai menanggapi permintaan untuk menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Lalu apa yang bisa Anda lakukan sebagai konsumen untuk mengurangi limbah plastik yang digunakan sebagai kemasan bahan makanan? Mulailah dengan memilih produk yang dikemas dengan bahan organik atau dapat didaur ulang setelah digunakan.

5. Belilah produk alamiJika Anda peduli dengan lingkungan, sudah saatnya untuk berpikir lebih jauh bagaimana produk makanan, minuman, kosmetik, hingga bahan pembersih memberi dampak pada lingkungan selama dan setelah produk tersebut digunakan. Apakah baik bagi kesehatan dan aman bagi lingkungan?Mulailah mempertimbangkan untuk membeli produk alami atau organik. Saat ini beragam produk organik mulai tersedia di mini market hingga supermarket, dari bahan pangan, kosmetik hingga produk pembersih. Demi membantu melestarikan lingkungan, carilah produk yang dibudidayakan secara berkelanjutan dan diproduksi secara etis.

Sumber:
https://www.greeners.co/gaya-hidup/5-cara-ramah-lingkungan-saat-berbelanja/

Keywords: ,

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]