× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Lestarikan Sumber Air, Kembalikan Air Pada Asalnya

By Redaksi
Dok. Environment-Indonesia.com

Jakarta – Majalahcsr. Keperdulian kaum muda untuk dalam berkecimpung di dunia pelestarian alam. Tak terkecuali pelestarian air sebagai salah satu anugerah alam yang penting bagi kehidupan semua makhluk hidup.

Di dua daerah yang terkenal akan keringnya yaitu Desa Nglanggeran, Gunungkidul, Jogjakarta yang diwakili oleh Sugeng Handoko dan dari Desa Bea Muring Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Romo Marselus Hasan, terpilih menjadi Pejuang Air oleh ADES Indonesia (ADES), salah satu merek air mineral dalam kemasan, produk The Coca Cola Company di Indonesia pada bulan Mei lalu karena telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kelestarian air sebagai sumber kehidupan dan memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan.

Contoh konservasi ini kemudian diselaraskan dengan tujuan ADES untuk lebih dikenalkan lagi ke kaum muda Indonesia yang peduli kepada keberlanjutan sumber air di Indonesia dengan nama Conservation (conservation and vacation). Yaitu kegiatan aksi lingkungan yang melibatkan masyarakat untuk bergabung menjadi Sobat Air ADES untuk bersama dengan Pejuang Air ADES, untuk memadukan kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan dan sekaligus menikmati alam Indonesia yang asri.

“Konservasi alam ini menjadi komitmen kami karena kami berikan air kepada konsumen, sehingga kita harus menjaga sumber air,” ujar Marketing Manager Hydration, Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus dalam acara Aksi Generasi Muda Jalani Conservation di NTT dan Jogjakarta, Kamis (30/8).

Dok. ADES

Sebanyak 20 kaum millenial yang disebut sebagai sobat air ini terpilih dan diajak melihat dan praktek bagaimana cara pejuang air melestarikan sumber air di daerahnya. Mereka yang dibagi menjadi dua kelompok ini masing-masing diajak ke Jogjakarta (19-22 september) dan NTT (25-30 september) untuk mengenali daerah sekitar, bagaimana kondisi ekonomi masyarakatnya.

Kemudian mereka mulai diajak masuk lebih dalam bagaimana proses konservasi air yang telah dilakukan didaerah tersebut. Rezky mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan bisa membuat para Sobat Air mengetahui bagaimana cara untuk mengkonservasi air.

ADES Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara yang merupakan mitra lokal dari The Nature Conservancy Indonesia, dan Coca-Cola Indonesia telah bersama-sama melakukan rangkaian tinjau lapangan di Desa Bea Muring dan Desa Nglanggeran. Hasil tinjau lapangan bersama Pejuang Air ADES antara lain: Membangun sumur resapan sebagai upaya konservasi air dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber air, agar warga di Desa Nglanggeran bisa mendapatkan air secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan irigasi.

Kemudian juga melakukan pengoptimalan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) lewat pengerukan sungai yang mendangkal dan upaya pelestarian sumber daya air melalui penanaman pohon di sekitar daerah aliran sungai. Serta perbaikan akses air bersih bagi warga sebagai bagian dari kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan sehingga terwujud pengembangan kehidupan dan perekonomian keluarga melalui program konservasi air berkelanjutan.

Dalam 1 dekade terakhir, berbagai program Water Replenishment yang dilakukan oleh Coca Cola Indonesia setidaknya diklaim telah mengembalikan lebih dari 1 milyar liter air kembali ke alam dan masyarakat. “Mulai dari pembangunan sumur-sumur resapan untuk penyelamatan mata air, perbaikan akses air bersih dan sanitasi, hingga pembuatan Embung di lahan kering untuk fungsi konservasi air sekaligus pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Public Affairs and Community Manager, Coca-Cola Indonesia Andrew Hallatu.

Sedangkan Yayasan Konservasi Alam Nusantara sebagai organisasi non-profit di bidang lingkungan dalam kolaborasi ini membantu melakukan survei dan workshop, hingga melakukan pendampingan dalam perbaikan dan pembangunan fasilitas untuk terwujudnya upaya konservasi air berkelanjutan di daerah asal Pejuang Air ADES. “Diharapkan Sobat Air ini dapat menjadi agent of change dalam hal konservasi air, yang membantu mengubah paradigma generasi muda tentang pemanfaatan air yang menitikberatkan pada upaya-upaya konservasi penghematan serta pemanfaatan air secara berkelanjutan,” ujar Communication Manager Yayasan Konservasi Alam Nusantara Jaka Setia.

Sobat Air ADES juga akan menikmati indahnya alam Indonesia antara lain menikmati pesona alam di Desa Wisata Nglanggeran dan Gunung Api Purba serta wisata lain di sekitar wilayah Gunungkidul Yogyakarta dan Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]