× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Lampu Ini Bebas Tagihan Listrik PLN

By Redaksi
Ilustrasi Lampu Bertenaga Air Garam. Foto : Lampu SALt © 2015 gizmag.com

MajalahCSR.id – Bola lampu sebagai penerang lazimnya berdaya listrik atau batere. Sebagai alat penerang buatan, fungsinya sangat dibutuhkan. Tapi mungkin tak banyak yang tahu, jika air garam bisa menjadi energi penerang lampu.

Sebenarnya lampu larutan garam ini sudah sejak lama digunakan nelayan. Mereka menangkap ikan dengan bantuan lampu yang diambangkan di permukaan air laut. Selain membuat area tangkapan ikan lebih jelas, cahaya lampu menarik ikan-ikan mendekat, menjadikan hasil tangkapan pun berlipat-lipat.

Di Indonesia, lampu pijar air garam ini sudah cukup dikenal meskipun tak sepopular lampu listrik. Sudah banyak juga studi ilmiah yang dilakukan. Garam dapur atau NaCl yang berasal dari air laut pada dasarnya bisa mengalirkan daya listrik.

Hal ini dibuktikan Mohammad Setiadji Sastroamidjojo dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta hampir dua dasawarsa lalu. Sastroamidjojo, dilansir dari detikcom, melakukan penelitian dengan mengalirkan 2 liter air laut dari Parangtritis ke rangkaian anode dari grafit dan katode yang dibuat seng.

Pria jebolan perguruan tinggi ternama Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat ini berhasil membuktikan air garam ini mampu menghasilkan 1,6 volt. Saat debit air laut ditambah menjadi 400 liter tegangan listrik yang dihasilkan bisa mencapai 9,2-11,8 volt. Sastroamidjojo saat itu menggambarkan besarnya potensi air laut sebagai sumber energi alternatif.

Lantas, bagaimana air garam bisa menghidupkan lampu dan berpotensi jadi sumber energi alternatif? Jawabannya terbilang sederhana. Air garam terdiri atas senyawa kimia NaCl. Jika diurai bisa menjadi Na+ dan Cl- yang merupakan ion elektrik. Ion-ion ini menarik elektron-elektron dari katode dan mengalirkannya menuju anode. Proses ini yang membuat terjadinya arus listrik.

Dari penemuan berbuah manfaat yang membuka peluang ekonomi. Kini lampu bertenaga air garam sudah banyak dijual massal baik secara online maupun offline. Agar lampu menyala, caranya cukup dengan memasukkan campuran air dan garam ke dalam bagian lampu sesuai petunjuk pemakaian. Lampu pun jadi penerang rumah tanpa perlu repot memikirkan biaya tagihan listrik. 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]