banner
Ohmie, Lampu Meja yang Terbuat dari Limbah Kulit Jeruk. Foto : Krill Design
Ragam

Lampu 3D Printed Terbuat, Bertekstur dan Beraroma Kulit Jeruk

436 views

MajalahCSR.id – Istilah back to nature sangat cocok disematkan buat lampu meja yang satu ini. Selain tekstur tampilannya yang unik, proses pembuatannya pun tak biasa.

Lampu yang diberi nama Ohmie ini merupakan produk dari perusahaan startup Krill Design yang berbasis di Milan Italia. Proses pembuatannya melalui teknik desain printer 3D. Tampilan permukaannya mirip kulit jeruk, begitupun akan tercium aroma jeruk. Rupanya Ohmie memang terbuat dari limbah kulit jeruk Sisilia.

Intelligentliving memberitakan, kulit jeruk yang berasal dari limbah industri pangan itu, lalu dikeringkan, dilumatkan, dan dicampur dengan zat biopolymer nabati. Krill tidak menjelaskan secara pasti jenis biopolimernya, namun kemungkinan polylactic acid (PLA) atau asam polilaktat.

Pada proses pembuatan lampu Ohmie, campuran kulit jeruk dan biopolimer diperas sehingga berbentuk filamen. Filamen ini yang lalu digunakan sebagai bahan baku peranti 3D printed untuk membentuk bagian tubuh lampu. Bagian tubuh inilah yang mengandung untaian filamen yang saling tersambung – yang secara terus menerus membentuk lapisan dalam bentuk spiral yang terinspirasi tekstur kulit jeruk.

Setiap lampu dilengkapi tombol fungsi, bola lampu LED berkekuatan 70 hingga 90 lumens, dan sebuah kabel USB untuk daya lampu. Tinggi Ohmie mencapai 23 cm dan berat 150 gram. Warna kap lampu berasal dari pewarna makanan alami. Pada sentuhan akhir, Ohmie dibekali tekstur kulit jeruk dan aroma biskuit jeruk! Jika sudah dibuang, maka Ohmie bisa menjadi kompos.

Menurut informasi, dapat mencapai skala produksi, melalui laman kampanye Kickstarter, sehrga donasi US$85, sementara untuk harga retail diperkirakan US$117.  

banner