× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Kontinuitas Dalam Mencapai Target Pembangunan Nasional

By Redaksi
Dok. Bappenas

Jakarta – Majalahcsr. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro menekankan pentingnya kontinuitas atau kesinambungan dalam upaya mencapai target pembangunan. Saat ini banyak diskusi publik yang memberikan ide perlunya GBHN, karena adanya kekhawatiran di kalangan pemerintah, non-pemerintah, politisi, atau ekonom mengenai keberlanjutan program pemerintah yang tujuannya untuk pembangunan.

“Isu pembangunan menurut saya harus di kedepankan, maka saya minta segenap almamater UI juga para penerima penghargaan hari ini tentunya juga berkontribusi terhadap upaya mencapai target atau tujuan pembangunan, yang jelas saya pastikan nanti ujungnya adalah menjadikan Indonesia yang lebih baik,” ujar Bambang saat memberikan sambutan dalam acara Anugerah Apresiasi Karya Alumni Universitas Indonesia yang diselenggarakan di Aula IMERI, Kampus UI Salemba, seperti yang dilansir dalam website Bappenas, pada Rabu (7/2).

Indonesia dan Korea pernah sama-sama menjadi negara termiskin di dunia pada tahun 50-an. Tetapi, saat ini Korea sudah keluar dari negara termiskin, dan menjadi negara maju dengan pendapatan menengah ke atas. Berbeda dengan Indonesia yang masih menjadi negara berkembang. Hal ini karena Korea tidak secara terus-menerus bergantung kepada sumber daya alam (SDA).

“Kita masih bergantung dengan SDA, sedangkan Korea tidak bergantung sama sekali, sehingga ketika berevolusi, Korea menjadi lebih cepat dibandingkan Indonesia. Jadi, meskipun nasib awalnya sama, karakteristik pemimpinnya hampir sama, resepnya juga hampir sama, bedanya adalah pada kemampuan untuk mengeksekusi konsep tersebut. SDA Korea tidak begitu melimpah, sehingga harus ada sesuatu untuk menggantikan SDA tadi,” ujar Bambang.

Bambang mencontohkan yang berkaitan dengan kontinuitas adalah PT PAL Indonesia di Surabaya. Perusahaan ini ada lebih dulu dibandingkan perusahaan kapal yang berada di Korea, namun, saat ini justru industri kapal di Korea setingkat lebih maju dari Indonesia.

Menurutnya yang beberapa waktu lalu ke PT PAL, memang ada kemajuan yaitu mereka mulai membuat kapal selam. Sayangnya PT PAL tidak bisa membuat kapal selam sendirian, namun harus bekerjasama dengan Korea. Artinya, Korea sudah jauh menyusul Indonesia di industri kapal.

“Nah ini contoh simpel, bahwa kalau kita tidak menjaga kontinuitas dari strategi pertumbuhan atau pembangunan, maka dengan mudah Indonesia akan tertinggal,” tutur Bambang.

Bambang berharap alumni UI dapat terus berkiprah dan berpartisipasi di pemerintahan. Selain itu pemerintah dan negara juga membutuhkan alumni-alumni UI yang peduli pada pembangunan dan pengurangan kemiskinan.

 

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]