× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

KKP Dukung Pertamina Tanggulangi Tumpahan Minyak Pantura Karawang

By Redaksi
Konferensi Pers KKP dan Pertamina atasi tumpahan minyak

Peristiwa tumpahan minyak (oil spill) akibat kebocoran proyek hulu energi Pertamina di pesisir Pantai Utara Karawang, telah menyita perhatian banyak pihak termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Untuk itu KKP dan Pertamina menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan tumpahan minyak, serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir di Kantor KKP, Jakarta, pada Kamis (1/8).

Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti; Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati; Direktur Hulu PT. Pertamina (Persero) Dharmawan H. Samsu; Direktur Utama PT. Pertamina Hulu Energi Meidawati; dan jajaran Eselon I lingkup KKP.

Dirut Pertamina Nicke memaparkan, pihaknya saat ini terus berupaya optimal menahan tumpahan minyak tidak melebar ke perairan yang lebih luas. Tindakannya dengan mengerahkan 7 (tujuh) lapis proteksi di sekitar anjungan. Salah satunya yakni dengan menaruh oil boom di sekitar anjungan. Oil boom adalah peralatan yang digunakan untuk melokalisir atau mengurung tumpahan minyak di perairan sekitar anjungan.

“7 (tujuh) lapis proteksi telah kami kembangkan di sekitar daerah terdampak. Di lapis 1 kita pasang static oil boom di sekitar anjungan YYA-1 sepanjang 2.450 meter untuk menahan oil spill dalam lingkungan anjungan. Di layer 2, kita juga memasang moveable oil boom sepanjang 2×200 meter untuk menghadang ceceran minyak dari lapis 1 yang masih belum tertahan sepenuhnya,” jelas Nicke. Pertamina juga menurunkan 39 kapal untuk menampung sementara tumpahan minyak telah disedot sekaligus

Sebagai bentuk dukungan KKP terhadap Pertamina, Menteri Susi beserta jajaran telah meninjau langsung pesisir pantai utara Karawang hingga Kepulauan Seribu dari udara menggunakan helikopter pada Kamis (1/8) pagi.

Susi mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena institusi pemerintah terkait, baik Pertamina sebagai perusahaan negara maupun Kementerian (KKP, KLHK, dan ESDM), akan menanggulangi dampaknya hingga tuntas.

Menteri Susi juga memastikan bahwa stakeholders sekitar yang terdampak, utamanya nelayan, petambak, dan warga pesisir akan mendapatkan kompensasi dari Pertamina bekerjasama dengan kementerian atau lembaga terkait..

Kendati demikian, Menteri Susi berharap agar ke depannya Pertamina menyediakan lebih banyak oil boom untuk meminimalisir penyebaran minyak apabila terjadi peristiwa serupa. “Mungkin ini menjadi pelajaran bagi kita semua ke depan, kita harus punya stok oil boom lebih banyak. Karena kalau menangani lebih cepat dengan oil boom, lebih banyak liquid ini tidak akan sampai ke pinggir,” ujarnya. Menteri Susi juga menyarankan agar pihak Pertamina dapat menyediakan command center untuk mengatur lalu-lintas kapal agar penanganan dapat dilakuan dengan lebih cepat.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]